Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Lapor Pak! Bali Utara Punya Varietas Padi Semeton Buleleng

Francelino Junior • Selasa, 5 Agustus 2025 | 19:05 WIB

 

Panen padi Semeton Buleleng, varietas unggulan lokal dari Bali utara.
Panen padi Semeton Buleleng, varietas unggulan lokal dari Bali utara.

Radarbuleleng.jawapos.com- Kabupaten Buleleng melakukan panen perdana varietas padi unggulan lokal, yang diberi nama Semeton Buleleng.

Kehadiran varietas lokal ini, diharapkan melengkapi, bukan bersaing negatif dengan varietas eksisting. 

Panen perdana ini dilakukan di Balai Benih Unggulan Desa Tangguwisia, Kecamatan Seririt pada Minggu (3 /8) sore.

Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna mengatakan, varietas padi Semeton Buleleng dikembangkan, khusus menyesuaikan kondisi lahan dan geografis Buleleng.

Ini menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng, untuk mewujudkan kedaulatan pangan berbasis potensi lokal.

”Momen ini jadi target swasembada pangan daerah. Sebab ini juga menjadi kunci mencapai target produksi 110.132,4 ton gabah kering giling di 2025. Sampai Juli, capaian 60.026 ton,” ujar Supriatna.

Jenis padi ini memiliki sejumlah keunggulan, seperti punya adaptasi tinggi di lahan marginal Buleleng, tahan hama burung berkat daun padi yang tegak mengarah ke langit, ketahanan terhadap rebah (lodging), dan kemampuan ditanam pada musim tanam kedua (MK II). 

Padi ini juga disebut sudah dilakukan uji adaptasi simultan, yang dilakukan di tiga titik mewakili karakteristik Buleleng yakni Desa Alasangker (tengah), Buleleng Kota, dan Giri Emas (timur).

Menariknya, hasil ubinan perdana menunjukkan angka menjanjikan yaitu 5,7 ton per hektar, mendekati target ideal enam ton. 

”Akan didorong penggilingan beras (RMU) lokal sehingga bekerja maksimal, agar hasil panen tak diekspor mentah ke daerah lain lalu didatangkan kembali sebagai beras mahal. Praktik itu merugikan ekonomi Buleleng,” jelas wakil bupati Buleleng. 

Benih varietas ini akan didistribusikan melalui unit usaha seperti Perumda Swantara atau koperasi, sehingga dapat memperkuat ekosistem perbenihan lokal.

Harapannya, Semeton Buleleng dapat bersaing dengan Inpari 32 maupun Ciherang. 

Dalam waktu dekat, akan dilakukan juga peluncuran varietas jagung unggulan Buleleng pada Senin (11/8), sebagai upaya menegaskan komitmen daerah menjadikan sektor pertanian sebagai lumbung pangan dan penggerak ekonomi berdaulat.

”Kami akan dampingi petani memastikan irigasi lancar, alat mesin pertanian tersedia, dan RMU beroperasi optimal. Produksi melimpah tak berarti, jika tanpa kemampuan olah gabah lokal,” ucap Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng, Gede Melandrat.***

Editor : Donny Tabelak
#padi #bupati buleleng #panen padi #Geografis #bali utara