Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bali Mulai Uji Bus Listrik. Gratis untuk Penumpang Selama Masa Uji Coba

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 10 September 2025 | 01:17 WIB

 

BUS LISTRIK: Salah satu bus listrik yang akan dihibahkan kepada Pemprov Bali.
BUS LISTRIK: Salah satu bus listrik yang akan dihibahkan kepada Pemprov Bali.

RadarBuleleng.id – Satu unit bus listrik mulai diuji coba di Bali dengan rute Central Parkir Kuta – Central Parkir ITDC. Uji coba itu berlangsung Senin (8/9/2025). 

Uji coba tersebut menjadi langkah awal sebelum Pemprov Bali menerima hibah 10 unit bus listrik dari Korea Selatan.

Kepala UPTD Trans Bali/Trans Sarbagita, Nyoman Wiratama menjelaskan, bus listrik bernama Kalista ini masih dalam tahap pengujian performa. 

Menariknya, selama uji coba, masyarakat bisa mencoba naik bus tanpa biaya alias gratis hanya dengan menggunakan uang elektronik.

“Tujuan utama uji coba ini untuk mengetahui performa bus. Karena ada rencana Pemprov Bali menerima hibah 10 unit bus listrik. Sekalian kita lakukan pendataan terkait operasionalnya,” jelas Wiratama.

Rencananya, hibah 10 unit bus listrik tersebut akan mulai beroperasi tahun depan. Namun jika ada kendala teknis, pengoperasian bisa mundur hingga 2027. 

Dari uji coba ini, diharapkan Bali sudah siap secara teknis dalam mengoperasikan bus listrik. 

“Minimal kita sudah tahu kehandalan dan daya tahan baterainya, sehingga tidak gagap saat mulai dioperasikan,” tambahnya.

Menurut Wiratama, bus listrik nantinya akan menjadi bagian dari Trans Metro Dewata (TMD) yang sejak April 2025 kembali melayani masyarakat. 

Ia menyebut jumlah penumpang “bus tayo” terus meningkat setiap bulan, menunjukkan kesadaran masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan publik.

“Trennya positif. Harapannya bus listrik juga bisa diterima masyarakat sehingga kemacetan bisa sedikit demi sedikit berkurang,” ujarnya.

Ke depan, 10 unit bus listrik hibah akan difokuskan untuk rute GOR Ngurah Rai – Politeknik Negeri Bali (PNB), menggantikan lima unit bus Sarbagita yang masih beroperasi. 

Persiapan pun hampir rampung. Pihaknya juga telah membangun stasiun pengisian daya di Kantor Dishub Bali dan GOR Ngurah Rai. 

Saat ini, Dishub Bali masih mengurus izin agar GOR bisa digunakan sebagai lokasi charging bus listrik.

Dari sisi pembiayaan, pengoperasian Trans Metro Dewata saat ini masih mengandalkan dana talangan dari Pemprov Bali, sekitar Rp 5 miliar per bulan. 

Dana gotong royong dari Pemkab Sarbagita (Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan) bersama Pemprov Bali baru akan cair di akhir tahun.

“Dana talangan masih digunakan. Mekanismenya, nanti BKK (bantuan keuangan khusus) akan dibayarkan di akhir tahun,” jelas Wiratama. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #Trans Metro Dewata #bus #Pemprov Bali #trans sarbagita #gratis #Central parkir #listrik #uji coba #itdc #bus listrik