Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bimanata Klarifikasi Perseteruan dengan Aan Nugros, Sempat Ditegur Sang Ayah

Eka Prasetya • Senin, 29 September 2025 | 15:39 WIB

 

Anggota DPRD Badung, Bimanata.
Anggota DPRD Badung, Bimanata.

RadarBuleleng.id – Anggota DPRD Badung, Bimanata akhirnya angkat bicara soal perseteruannya dengan praktisi bela diri sekaligus pegiat media sosial, Aan Nugros. 

Konflik yang bermula dari komentar di jagat maya itu sempat melebar menjadi saling tantang hingga menghebohkan netizen, khususnya di Bali. 

Bahkan, Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta—yang juga ayah kandung Bimanata—turut menegur putranya.

Dalam sebuah podcast berjudul Tolet Mana, Bimanata mengungkapkan bahwa sang ayah sempat langsung menghubunginya setelah melihat kegaduhan di media sosial.

“Sampai bapak juga sempat merespons dengan menanyakan langsung, kenapa begitu. Nggak dimarahi karena saya bisa meluruskan,” ucap Bimanata.

Perseteruan bermula dari unggahan Bimanata soal mobil impiannya. Mobil tersebut dibeli enam bulan lalu, lalu diunggah ke media sosial. 

Namun sehari setelah unggahan itu, Bali dilanda banjir besar. Postingan Bima pun dianggap tidak peka terhadap situasi, sehingga menuai komentar pedas.

“Entah dari mana datangnya orang-orang bikin komentar, hampir 90 persen menyudutkan, seolah-olah saya bahagia di atas penderitaan orang lain,” ujarnya.

Tak hanya dikritik, beberapa warganet juga melontarkan hujatan personal. Bima menegaskan bahwa dirinya tidak pernah abai. 

Ia bahkan mengarahkan bantuan melalui organisasi Tanam Tuwuh serta kader Fraksi PDI Perjuangan untuk turun langsung ke daerah pemilihan masing-masing.

“Di dapil saya, Petang, ada longsor di Setra Adat Petang. Jadi saya fokus di sana dulu,” jelas Ketua Fraksi PDIP DPRD Badung itu.

Namun, polemik semakin melebar setelah muncul komentar “nak belog” yang kemudian memicu respons keras Aan Nugros. Aan menantang Bima menyelesaikan masalah di atas ring secara sportif.

“Nih liat, dewan pimpinan rakyat Bali. Kalo ksatria, berdua di atas ring. Bisa dibayangkan kalau penguasa semacam beliau,” tulis Aan di media sosial.

Bimanata sempat terpancing emosi. Dalam pesan langsung (DM) yang bocor ke publik, ia menolak duel resmi di ring dan malah menyarankan bertemu secara personal, baik di rumah Aan, rumahnya sendiri, atau bahkan di jalan. 

Sikap ini membuat publik terbelah. Sebagian menilai Bima tidak konsisten dengan pernyataannya, sebagian lain menilai penyelesaian lewat adu fisik memang tidak pantas.

Di sisi lain, Aan tetap pada pendiriannya. “Saya bukan jagoan. Saya mau di ring sama kamu, itu pun kalau berani,” katanya.

Bimanata sendiri sempat mengunggah pernyataan keras di Instagram Story. Ia menegaskan rela kehilangan jabatan demi menjaga harga diri.

De kaden ne rage jejeh (jangan kira saya takut) kehilangan jabatan, rage sing ragu ngetohin angkian men (saya tidak ragu mempertaruhkan nyawa) untuk sebuah tantangan. Harga diri rage to (saya itu),” tulisnya kala itu.

Meski begitu, Bimanata akhirnya menegaskan bahwa masalah dengan Aan sudah selesai.

“Ketika ada kehormatan saya yang harus saya jaga, akan saya bela. Saat ini tidak ada komunikasi dengan Aan Nugros, pokoknya terakhir rahayu,” katanya.

Ia juga mengaku sudah ditelepon oleh sang ayah dan memilih meluruskan semua kesalahpahaman. 

Bahkan, ia tak ragu meminta maaf jika ada pernyataannya yang menyinggung publik.

“Buat semeton penggiat media sosial, kirang langkung ampura (kurang lebih mogon maaf) kalau ada perkataan yang mungkin kurang berkenan. Terlepas dari emosi, dengan kesadaran tyang hanya ingin menjaga harga diri,” ucapnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pdi perjuangan #netizen #praktisi #bela diri #dprd #mobil #pdip #polemik #wakil gubernur #Komentar #ayah #Aan Nugros #podcast #ring #konflik #giri prasta #badung #banjir #Bimanata #media sosial