RadarBuleleng.id - Nasib nahas menimpa Hendri Mardiyansah, 21, mahasiswa asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.
Ia meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Denpasar–Singaraja, tepatnya di Kilometer 30,5 wilayah Banjar Dinas Kukub, Desa Perean Tengah, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Senin (21/10/2025) siang.
Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Vario bernopol DR 6985 ZO berboncengan dengan Lusi Rahmawati, 26, melaju dari arah Buleleng menuju ke Denpasar.
Saat melewati jalan turunan dan sedikit berbelok, Hendri mencoba menyalip kendaraan di depannya. Namun, ia mengambil haluan terlalu ke kanan hingga melewati marka jalan.
Nahas, dari arah berlawanan muncul mobil Daihatsu Pickup DK 8171 UD yang dikemudikan Gede Feri Kartika, 19.
Tabrakan keras pun tak terhindarkan. Hendri mengalami luka berat dan meninggal dunia saat dilarikan ke RSU Semara Ratih, Luwus.
“Awalnya penanganan dilakukan oleh Polsek Baturiti. Karena ada korban meninggal dunia, kasusnya kemudian dilimpahkan ke Polres Tabanan,” ujar Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu I Gusti Made Berata, Selasa (22/10/2025).
Sementara itu, Lusi Rahmawati yang dibonceng mengalami luka cukup serius. Ia mengalami patah jari tangan kiri, lecet di tangan kanan, serta luka terbuka di punggung kaki kanan. Korban kini masih menjalani perawatan di RSU Semara Ratih.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara, polisi menyimpulkan kecelakaan terjadi akibat kurang hati-hatinya pengendara motor saat menyalip kendaraan di jalan menurun dan berbelok.
“Korban diduga tidak memperhatikan kondisi arus lalu lintas dari arah berlawanan,” tambah Iptu Berata. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya