Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tiga Perusahaan Global Gabung Wujudkan Bandara Internasional Bali Utara

Francelino Junior • Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:43 WIB

 

TAMBAH LAGI: Tiga perusahaan jalin kerjasama untuk pembangunan bandara Bali utara. Mereka membantu percepatan pembangunan dengan konsep ramah teknologi, ramah lingkungan, dan ramah budaya.
TAMBAH LAGI: Tiga perusahaan jalin kerjasama untuk pembangunan bandara Bali utara. Mereka membantu percepatan pembangunan dengan konsep ramah teknologi, ramah lingkungan, dan ramah budaya.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Isu pembangunan Bandara Internasional Bali Utara terus bergulir.

Sebanyak tiga perusahaan bergengsi resmi bergabung untuk mendukung percepatan proyek strategis nasional tersebut. 

Mereka siap menghadirkan bandara berstandar dunia dengan konsep ramah teknologi, ramah lingkungan, dan berakar pada budaya Bali.

Ketiga perusahaan itu adalah PT Powerchina Inteligensi dan Integritas Energi Teknologi Indonesia (afiliasi PowerChina), ClarkeHopkinsClarke Architects (CHC) dari Australia, serta PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS) di bawah naungan Garuda Indonesia Group. 

Penandatanganan kerja sama digelar di Kantor PT BIBU Panji Sakti, Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali, pada Selasa (28/10/2025).

“Kami menghadirkan mitra-mitra berkelas dunia agar Bandara Bali Utara dibangun dengan standar global, namun tetap berpijak pada harmoni dan budaya Bali. Ini langkah nyata menuju pemerataan pembangunan dan konektivitas nasional,” ujar CEO PT BIBU Panji Sakti, Erwanto Sad Adiatmoko, Rabu (29/10/2025).

Dalam kerja sama tersebut, PowerChina berperan penting dalam pengembangan sistem energi hijau dan smart microgrid. 

Perusahaan ini memiliki pengalaman panjang di bidang energi terbarukan, termasuk proyek PLTS terapung dan Battery Energy Storage System (BESS).

“Kami siap menyediakan sistem energi terbarukan dan penyimpanan baterai efisien untuk mendukung transisi energi hijau di Indonesia,” kata Direktur PowerChina Inteligensi dan Integritas Energi Teknologi Indonesia, Zeng Anzhi.

Sementara itu, ClarkeHopkinsClarke (CHC) dipercaya sebagai konsultan utama pengembangan kawasan Aerotropolis Bandara Bali Utara. 

CHC menggandeng sejumlah mitra global, seperti Homa Group, Sharp Day, Nature Positive Urbanism, dan Meinhardt, untuk mengintegrasikan keanekaragaman hayati dan nilai budaya Bali ke dalam desain kawasan bandara.

“Kami ingin menghadirkan desain yang menyatu dengan alam dan budaya Bali. Melalui pendekatan Nature Positive Urbanism, Bandara Bali Utara diharapkan menjadi simbol arsitektur tropis berkelanjutan yang membanggakan dunia,” ujar Co-Partner CHC, Dean Landy.

Sementara itu, kerja sama PT GDPS dan PT BIBU Panji Sakti akan fokus pada pengelolaan SDM, layanan aviasi, dan teknologi operasional bandara. GDPS siap memastikan standar layanan Bandara Bali Utara sejajar dengan bandara internasional lainnya.

“Kami siap mendukung pengelolaan SDM dan sistem layanan operasional agar Bandara Bali Utara mampu bersaing di level global,” tegas Direktur Utama GDPS, Cornelis Radjawane. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #garuda indonesia #perusahaan #bandara bali utara #pembangunan #bandara #BIBU Panji Sakti #bali utara #Proyek Strategis Nasional #buleleng