RadarBuleleng.id – Tragedi memilukan terjadi di objek wisata Tukad Unda, Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Bali, pada Minggu (21/12/2025) sore.
Sebanyak dua orang pengunjung dilaporkan meninggal dunia akibat tenggelam di aliran sungai tersebut.
Korban pertama adalah Ni Komang Pande Arianti, 14, pelajar asal Desa Pikat, Kecamatan Dawan.
Sementara korban kedua, Ruben Radu Kaka, 23, buruh yang tinggal di Jalan Kenyeri IV, Kelurahan Semarapura Klod. Dia meninggal dunia saat berupaya menyelamatkan Arianti.
Peristiwa nahas itu bermula sekitar pukul 15.00 WITA. Arianti bersama dua rekannya tengah berenang di aliran Kali Unda.
Saat asyik mandi, korban diduga bergerak ke bagian tengah sungai yang arusnya lebih deras. Tak berselang lama, Arianti terseret arus dan tenggelam.
Melihat kejadian tersebut, Ruben Radu Kaka yang saat itu sedang berwisata menikmati hari libur bersama istrinya di kawasan Kali Unda, spontan berusaha memberikan pertolongan.
Namun nahas, upaya penyelamatan itu justru berujung petaka. Kaka kehabisan napas, terseret arus, dan ikut tenggelam.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memberikan pertolongan.
Arianti sempat muncul ke permukaan dalam kondisi mengapung, namun sudah dinyatakan meninggal dunia. Sementara Kaka berhasil dievakuasi dalam kondisi tenggelam, namun nyawanya tidak tertolong.
Kedua korban dibawa ke RSUD Klungkung menggunakan mobil patroli Polres Klungkung dan ambulance PCS Kris Klunkung.
“Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, kedua korban dinyatakan meninggal dunia,” terang Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit Purnawibawa.
Rencananya, jenazah Ruben Radu Kaka akan dititipkan sementara di ruang jenazah RS Prof. Ngoerah Sanglah sebelum dipulangkan ke kampung halamannya di Sumba, Nusa Tenggara Timur.
Sementara jenazah Pande Arianti langsung dibawa ke rumah duka di Desa Pikat, Klungkung. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya