RadarBuleleng.id - Potensi cuaca ekstrem selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) menjadi perhatian serius pemerintah pusat.
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi pun mengingatkan seluruh petugas dan pengguna jasa penyeberangan agar meningkatkan kewaspadaan demi menjaga keselamatan bersama.
Peringatan tersebut disampaikan Menhub saat meninjau kesiapan pengamanan dan layanan penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk, Senin (29/12/2025).
Peninjauan dilakukan bersama Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Surya Nugroho dan Kapolda Bali Irjen Daniel Aditya Jaya.
Kunjungan difokuskan pada antisipasi dampak cuaca ekstrem terhadap keselamatan pelayaran di Selat Bali, yang menjadi salah satu jalur penyeberangan tersibuk selama periode Nataru.
Setibanya di lokasi, Menhub dan rombongan langsung mengecek sejumlah pos pengamanan, mulai dari Pos TNI AL Gilimanuk, Basarnas, SAR Brimob, hingga Polairud Polres Jembrana.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, kelengkapan peralatan, serta sarana dan prasarana pendukung sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Hal tersebut dinilai krusial, terutama dalam menghadapi potensi gangguan cuaca ekstrem seperti angin kencang dan gelombang tinggi.
Menhub menegaskan, kewaspadaan harus terus ditingkatkan, terlebih pada puncak arus libur tahun baru yang diprediksi padat.
“Selain faktor cuaca ekstrem, kami mengingatkan seluruh petugas dan pengguna jasa penyeberangan agar selalu waspada. Pastikan kapal dalam kondisi laik laut dan informasi cuaca terus disampaikan kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menilai, tahapan pengamanan Natal sejauh ini berjalan dengan baik. Namun fase libur tahun baru disebut tidak kalah krusial, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Bali.
Bahkan, secara umum kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata tercatat naik sekitar 3 persen dibandingkan tahun lalu.
Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Agus Surya Nugroho menjelaskan, Operasi Pengamanan Nataru menyasar empat klaster utama. Yakni jalur tol, jalan nasional atau arteri, pelabuhan dan stasiun, serta tempat ibadah dan destinasi wisata.
Menurutnya, selama rangkaian Nataru, situasi relatif aman dan terkendali berkat kolaborasi seluruh pihak terkait.
“Menjelang tahun baru, kami optimistis arus lalu lintas darat dan penyeberangan di Selat Bali tetap aman dan lancar, meski dihadapkan pada tantangan cuaca,” ujarnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya