RadarBuleleng.id - Seorang warga negara asing (WNA) asal Australia dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas menyelam (diving) di perairan Pantai Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem, Bali.
Korban diduga mengalami serangan panik saat berada di kedalaman sekitar 15 meter sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 08.30 WITA.
Korban diketahui bernama Nathan John Scott, 50, wisatawan asal Australia yang tengah berlibur di Bali.
Kapolsek Kubu, AKP I Nyoman Sukarma menjelaskan, korban melakukan penyelaman bersama dua instruktur diving di lokasi penyelaman yang berjarak sekitar 150 meter dari bibir Pantai Tulamben.
“Korban melakukan penyelaman bersama dua instruktur. Saat berada di kedalaman kurang lebih 15 meter, korban tiba-tiba panik dan melepas regulator atau alat bantu pernapasan,” ucap AKP I Nyoman Sukarma.
Setelah melepas regulator, korban dilaporkan langsung naik ke permukaan laut secara cepat dalam kondisi tidak terkendali. Instruktur yang berada di lokasi berusaha memberikan pertolongan dan segera meminta bantuan warga di sekitar pantai.
“Instruktur sempat berteriak meminta pertolongan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian mendekat menggunakan perahu untuk membantu evakuasi,” ucapnya.
Namun saat berhasil dievakuasi ke permukaan, korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mengapung di laut.
Korban kemudian dibawa ke tepi pantai dan segera dilarikan ke Puskesmas Kubu untuk mendapatkan penanganan medis. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong.
“Setelah diperiksa oleh tenaga medis di Puskesmas Kubu, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Diperkirakan korban sudah meninggal sekitar satu jam sebelum tiba di puskesmas,” ucap AKP Sukarma.
Hasil pemeriksaan awal tim medis menemukan tanda kematian tidak wajar pada tubuh korban.
“Ditemukan lebam pada bagian dada dan punggung, lidah tergigit, serta keluar busa dari hidung korban,” ucapnya.
Usai dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Karangasem untuk penanganan lebih lanjut sambil menunggu koordinasi dengan pihak keluarga dan Konsulat Australia.
Pihak kepolisian juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta meminta keterangan dari para instruktur dan saksi yang berada di lokasi kejadian.
“Kami masih melakukan pendalaman dan koordinasi dengan pihak terkait, termasuk instruktur diving dan pihak keluarga korban,” ucap AKP Sukarma.
Pantai Tulamben dikenal sebagai salah satu destinasi diving terbaik di Bali dan Indonesia.
Lokasi ini terkenal dengan situs penyelaman bangkai kapal USAT Liberty yang berada di kedalaman bervariasi, mulai dari 5 hingga lebih dari 30 meter.
Meski tergolong lokasi favorit dan sering digunakan untuk penyelaman pemula hingga profesional, aparat mengingatkan bahwa aktivitas diving tetap memiliki risiko tinggi apabila prosedur keselamatan tidak dijalankan secara ketat. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya