RadarBuleleng.id - Nasib kurang beruntung menimpa seorang pemangku, Jero Mangku Marsa, 70.
Ia menjadi korban pelemparan tanah kering saat sedang berbelanja di sebuah warung di Banjar Taman, Desa Bedulu, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, Bali, pada Sabtu (3/1/2025) pagi.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka di bagian punggung dan sempat merasakan nyeri usai terkena lemparan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WITA di warung milik Ni Nyoman Puleh, 64.
Saat korban tengah memilih barang belanjaan, tiba-tiba seorang warga setempat melempar tanah kering ke arah punggung korban.
Merasa terkejut dan kesakitan, Jero Mangku Marsa kemudian pulang ke rumah dan menceritakan kejadian tersebut kepada pihak keluarga.
Belakangan pelaku pelemparan diketahui berinisial INS, 55. Pelaku diketahui memiliki riwayat depresi.
Mengingat terduga pelaku diketahui memiliki kondisi kejiwaan khusus, keluarga korban memilih menempuh jalur pelaporan ke Polsek Blahbatuh dan Satpol PP Kabupaten Gianyar.
Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Blahbatuh mendatangi lokasi sekitar pukul 10.00 WITA.
Setibanya di lokasi, situasi sempat memanas karena terduga pelaku dalam kondisi ketakutan dan mengunci diri di dalam kamar.
Melalui pendekatan persuasif yang dilakukan Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta tokoh masyarakat desa adat setempat, terduga pelaku akhirnya bersedia keluar dan diamankan tanpa perlawanan.
Plt. Kapolsek Blahbatuh Kompol Luh Putu Sri Sumartini memimpin langsung koordinasi dengan Satpol PP dan perangkat desa.
Sebagai langkah perlindungan sosial, terduga pelaku kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Manah Mahottama Bangli dengan pendampingan pihak keluarga untuk menjalani pemeriksaan medis.
Kasi Humas Polres Gianyar, Ipda I Gusti Ngurah Suardita menegaskan bahwa penanganan kasus tersebut mengedepankan rasa aman dan keadilan bagi semua pihak.
"Polri hadir tidak hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga memastikan keadilan melalui pendekatan humanis. Masalahnya sudah selesai dan orang yang melakukan pelemparan kami sudah bawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis," tegasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya