Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Koster Siapkan Bus Listrik Singaraja–Denpasar. Beroperasi Setelah Shortcut Rampung

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 14 Januari 2026 | 17:06 WIB

 

BUS LISTRIK: Salah satu bus listrik yang akan dihibahkan kepada Pemprov Bali.
BUS LISTRIK: Salah satu bus listrik yang akan dihibahkan kepada Pemprov Bali.

RadarBuleleng.id - Gubernur Bali, Wayan Koster mencanangkan pengoperasian moda transportasi umum langsung rute Singaraja–Denpasar. 

Rencana tersebut sejalan dengan tuntasnya pembangunan jalan pintas (shortcut) Singaraja–Mengwitani titik 9 dan 10 yang kini kembali dilanjutkan pembangunannya.

Moda transportasi yang disiapkan merupakan bus listrik. Layanan tersebut diharapkan mampu menunjang mobilitas masyarakat dari Singaraja menuju Denpasar maupun sebaliknya, sekaligus mendukung kebijakan transportasi ramah lingkungan di Bali.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, I Kadek Mudarta menjelaskan, kini Pemprov Bali telah memiliki 10 unit bus listrik yang merupakan hibah dari Global Green Growth Institute (GGGI). 

Namun, seluruh unit tersebut masih difokuskan untuk melayani rute GOR Ngurah Rai–Politeknik Negeri Bali (PNB).

“Yang sekarang ada itu bus listrik hibah dari GGGI sebanyak 10 unit. Bus tersebut akan dioperasikan melayani rute GOR–Politeknik Negeri Bali,” ujar Mudarta.

Terkait wacana pembukaan rute Denpasar–Singaraja, Mudarta menegaskan rencana tersebut masih memerlukan kajian mendalam sebelum benar-benar direalisasikan. 

Sejumlah aspek krusial harus diperhitungkan, mulai dari teknis, ekonomi, kelembagaan, hingga sosial.

Kajian teknis mencakup penentuan rute, spesifikasi bus, serta kesiapan infrastruktur pendukung. 

Dari sisi ekonomi, perlu dihitung tingkat kebutuhan layanan (demand), manfaat (benefit), biaya operasional, hingga model bisnis yang tepat. 

Sementara aspek kelembagaan menyangkut pengelolaan operasional, dan aspek sosial berkaitan dengan kesetaraan gender, inklusi sosial, serta respons masyarakat.

“Proses hibah bus GGGI dilakukan melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), dan dari Kemenhub baru diserahkan ke Pemprov,” ujarnya.

Asal tahu saja, pembangunan jalur shortcut Singaraja–Mengwitani titik 9 dan 10 resmi dimulai pada Rabu (7/1/2026).

Proyek strategis yang berlokasi di Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, itu ditandai dengan prosesi ngeruak dan ground breaking yang dipimpin langsung oleh Gubernur Wayan Koster.

Dalam sambutannya, Koster menyampaikan bahwa dirinya telah bertemu dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, untuk memastikan kelanjutan pembangunan shortcut tersebut. 

Ke depan, Koster berharap keberadaan bus listrik Singaraja–Denpasar dapat mempermudah warga Buleleng yang bekerja di Denpasar, sehingga tidak perlu lagi menyewa tempat tinggal di Denpasar. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#gubernur #bali #Hibah #bus #wayan koster #shortcut #transportasi #listrik #Politeknik Negeri Bali #bus listrik