RadarBuleleng.id - Seorang perempuan muda berinisial NKT, 27, ditemukan meninggal dunia di teras depan rumahnya di Desa Manistutu, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Bali, pada Rabu (14/1/2026) dini hari.
Korban diduga nekat melakukan ulah pati karena mengalami baby blues syndrome. Mendiang disebut menunjukkan tanda-tanda depresi setelah melahirkan anak kedua,
Kapolsek Melaya Kompol I Ketut Sukadana menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh ayah mertua korban, I Putu S, 50, saat baru pulang dari pentas gamelan jegog sekitar pukul 02.00 WITA.
“Setibanya di rumah, saksi sempat menuju kamar mandi. Saat keluar, saksi melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di teras depan rumah,” jelas Sukadana.
Melihat kejadian tersebut, saksi kemudian membangunkan anaknya yang merupakan suami korban, sebelum melaporkan peristiwa itu kepada kelian banjar setempat.
Tak berselang lama, kelian banjar bersama Bhabinkamtibmas Desa Manistutu datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan menurunkan korban.
Dari hasil pemeriksaan medis yang dilakukan dokter Poliklinik Polres Jembrana bersama Tim Inafis Polres Jembrana, korban diduga kuat melakukan ulah pati.
“Tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” ungkap Kapolsek.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat depresi sejak melahirkan anak keduanya.
Bahkan, korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Negara selama empat hari.
“Pihak keluarga menolak dilakukan otopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah,” pungkas Sukadana. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya