Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Penumpang Kapal Tewas Mendadak di Selat Bali, Kapal Putar Balik ke Gilimanuk

Muhammad Basir • Rabu, 11 Februari 2026 | 06:57 WIB

 

ilustrasi jenazah
ilustrasi jenazah

RadarBuleleng.id - Seorang penumpang KMP Wicitra Dharma 3 mendadak lemas dan tergeletak di lantai ruang penumpang sisi lambung kiri kapal, Selasa (10/2.2026) dini hari. 

Kapal feri yang baru menyeberangi Selat Bali itu akhirnya memutuskan putar balik dan kembali bersandar di Pelabuhan Gilimanuk, karena kondisi darurat medis.

Saat dilakukan pemeriksaan, penumpang tersebut diketahui bernama Deka Arisandi, 39, asal Sukoharjo. Korban dipastikan telah meninggal dunia.

Peristiwa itu terjadi sekitar 30 menit setelah kapal meninggalkan Dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk. KMP Wicitra Dharma 3 tercatat berangkat pada pukul 02.44 WITA. 

Namun, suasana di dalam kapal mendadak geger ketika korban tiba-tiba jatuh lemas dan tidak sadarkan diri.

Kejadian tersebut pertama kali dilaporkan rekan korban, Sugeng Riadi, kepada awak kapal. Informasi itu kemudian diteruskan kepada petugas terkait.

“Korban tiba-tiba lemas dan tergeletak di lantai ruang penumpang sisi lambung kiri kapal,” ujar Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo.

Melihat kondisi korban yang mengkhawatirkan, pihak kapal segera berkoordinasi dengan petugas darat. 

Sekitar pukul 03.20 WITA, permohonan izin sandar kembali diajukan karena adanya penumpang dalam kondisi kritis.

Kapal akhirnya putar balik dan kembali bersandar di Dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk pada pukul 03.40 WITA. Personel gabungan dari petugas pelabuhan, TNI AL, kepolisian, serta instansi terkait langsung naik ke kapal untuk memberikan pertolongan.

Namun, hasil pemeriksaan awal petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) menyatakan korban sudah meninggal dunia.

“Korban sudah tidak bernafas dan denyut nadinya tidak ditemukan,” jelas Yuli.

Jenazah Deka Arisandi kemudian dievakuasi menggunakan ambulans ke Puskesmas Gilimanuk guna memastikan kondisi medisnya. Pemeriksaan dokter jaga memastikan korban telah meninggal dunia.

Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya korban masih belum diketahui. Jenazah masih dalam penanganan medis dan kepolisian sembari menunggu koordinasi lebih lanjut dengan pihak keluarga. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#tni al #kesehatan #selat bali #meninggal #lemas #medis #kapal feri #penumpang #kapal #pelabuhan gilimanuk