RadarBuleleng.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Bali dipastikan tetap berjalan selama bulan Ramadan.
Meski begitu, jenis makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat akan disesuaikan agar bisa dikonsumsi saat berbuka puasa.
Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Bali, Risca Christina menjelaskan, sekolah dengan mayoritas siswa Muslim akan menerima menu kering.
Menu kering tersebut antara lain telur, kacang polong, abon, serta buah kurma. “Kurma biasanya diarahkan untuk kami berikan,” ujar Risca.
Ia menegaskan, tidak ada pengurangan jumlah penerima maupun porsi MBG selama Ramadan.
Hanya saja, teknis pendistribusian akan dikoordinasikan bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pihak sekolah.
“Itu dikembalikan lagi kepada sekolah, apakah akan tetap memberikan menu-menu basah. Jika tidak, sekolah bisa memberikan menu kering tapi dirapel tiga hari saja,” imbuhnya.
Risca juga mengungkapkan, ada sejumlah sekolah dengan mayoritas siswa Muslim yang mengajukan permintaan agar MBG dihentikan sementara selama Ramadan.
Informasi yang diterima, sejumlah sekolah di Kabupaten Jembrana dan Tabanan termasuk yang menyampaikan permohonan tersebut.
“Kalau di sekolah Muslim (yang meminta dihentikan sementara) itu ada, sehingga kami tidak memberikan,” jelasnya.
Kebijakan fleksibel tersebut diharapkan tetap menjaga tujuan utama program, yakni memastikan pemenuhan gizi siswa, tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah puasa. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya