Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bersihkan Pantai di Bali, Komunitas Pandawara Temukan Limbah Medis Jarum Suntik

Marsellus Nabunome Pampur • Kamis, 19 Februari 2026 | 15:41 WIB

 

BERSIHKAN SAMPAH: Aksi pembersihan sampai di Pantai Kelan. Di pantai tersebut komunitas menemukan jarum suntik.
BERSIHKAN SAMPAH: Aksi pembersihan sampai di Pantai Kelan. Di pantai tersebut komunitas menemukan jarum suntik.

RadarBuleleng.id - Aksi bersih-bersih di Pantai Kelan, Kabupaten Badung, Bali, pada Rabu (18/2/2026) pagi, mengungkap temuan mengejutkan. 

Di antara tumpukan sampah plastik dan ranting kayu, relawan menemukan limbah B3 berupa jarum suntik yang tergeletak di pasir pantai.

Kegiatan bersih pantai yang digelar InJourney Group PT Aviasi Pariwisata Indonesia itu menggandeng berbagai pihak, termasuk komunitas nasional Pandawara Group. Ratusan peserta turut ambil bagian, mulai dari relawan hingga siswa sekolah dasar.

Namun perhatian utama tertuju pada temuan limbah medis yang dinilai berbahaya dan tidak semestinya berada di kawasan wisata.

Salah satu anggota Pandawara Group, Gilang Rahma, menyayangkan adanya jarum suntik di pantai yang dikenal indah dan menjadi salah satu wajah pertama Bali bagi wisatawan karena lokasinya yang dekat dengan Bandara Ngurah Rai.

“Ini sebagai peringatan, tadi ada satu sampah yang sepatutnya tidak ada di pantai seindah ini. Kami tidak tahu apakah ini bekas aktivitas terlarang atau aktivitas medis Tapi sebagai pengingat, bahwa pantai seindah ini tak boleh ada sampah seperti ini," kata Gilang sambil menunjukkan jarum suntik yang ditemukan.

Selain jarum suntik, relawan juga menemukan sejumlah limbah lain yang tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3). 

Selebihnya, sampah didominasi plastik sekali pakai serta sampah organik seperti batang dan ranting pohon.

Gilang menegaskan, persoalan sampah—termasuk limbah medis—merupakan tanggung jawab bersama. Penanganannya tidak bisa parsial, tetapi harus dilakukan dari hulu hingga hilir secara serempak dan masif.

“Di seluruh wilayah punya masalahnya masing-masing. Karena masalah lingkungan atau sampah adalah masalah bersama dan penanganan dari hulu ke hilir harus serempak dan harus masif. Mulai dari pengurangan produk sekali pakai, dan sebagainya," imbuhnya.

Sementara itu Direktur SDM dan Digital InJourney Group, Herdy Rosadi Harman, juga menekankan pentingnya komitmen kolektif dalam menjaga lingkungan. 

Menurutnya, gerakan bersih pantai harus menjadi upaya sistematis dan berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

“Semua bertanggungjawab, makannya kolaborasi dan gotong royong itu sangat penting dalam penanganan sampah. Pandawara juga membantu memberikan edukasi tentang penanggulangan sampah," tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#wisata #bali #Pandawara #limbah medis #pantai #Bersih Pantai #bandara ngurah rai #jarum suntik #badung #sampah #relawan #siswa #limbah