RadarBuleleng.id - Menjelang arus mudik Idul fitri, ironi sempat terlihat di pintu masuk Pulau Dewata.
Bangunan gapura eks pos pemeriksaan KTP di Kelurahan Gilimanuk, yang menjadi wajah pertama Bali bagi wisatawan dan pemudik jalur darat, ternyata mengalami kerusakan cukup parah dan lama tak tersentuh perawatan.
Atap jebol, genteng berlubang, hingga plafon ambrol menjadi pemandangan yang kurang sedap di gerbang utama Bali tersebut.
Padahal, setiap tahun jutaan orang melintas melalui kawasan ini, terutama saat momen Lebaran ketika arus kendaraan menuju dan dari Pelabuhan Gilimanuk meningkat tajam.
Kerusakan disebut telah terjadi sejak lama dan semakin parah akibat cuaca ekstrem. Hujan lebat dan angin kencang membuat kebocoran meluas hingga merusak plafon. Minimnya pemeliharaan rutin membuat kondisi bangunan kian memprihatinkan.
“Kerusakan memang sudah lama, dan paling parah belakangan ini. Karena bocor di atap, plafonnya jadi ikut berlubang dan rusak,” ujar Lurah Gilimanuk, Ida Bagus Tony Wirahadikusuma.
Menyadari pentingnya menjaga citra Bali jelang Idul Fitri, perbaikan akhirnya dilakukan secara swadaya oleh warga bersama pihak kelurahan. Selama lima hari, perbaikan dikebut agar rampung sebelum lonjakan arus mudik.
Genteng yang rusak diganti, rangka atap diperkuat menggunakan aluminium, dan hampir separuh plafon yang ambrol diperbarui.
“Perbaikan kami lakukan selama lima hari dan saat ini sudah rampung, terutama di bagian atap,” ujar Tony.
Ia menegaskan, percepatan perbaikan juga mempertimbangkan kelancaran lalu lintas. Kawasan tersebut rawan antrian panjang saat arus mudik dan balik Lebaran, sehingga pengerjaan dilakukan tanpa mengganggu kendaraan menuju pelabuhan.
“Kami kebut perbaikannya agar tidak mengganggu arus lalu lintas saat terjadi antrian menuju pelabuhan. Kami tidak ingin wajah gerbang Bali terlihat kumuh,” tegasnya.
Perbaikan ini diharapkan mampu menjaga kesan pertama para pemudik dan wisatawan yang masuk ke Bali, terutama di momen Idul Fitri ketika mobilitas masyarakat meningkat signifikan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya