RadarBuleleng.id - Seorang pria Warga Negara Asing (WNA) asal Slovenia, Rok Horzen, 41, ditemukan meninggal dunia di kamar homestay yang disewanya di kawasan Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali, pada Senin (16/3/2026) sore.
Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah dikerubungi lalat dan membengkak akibat proses pembusukan.
Korban diketahui menginap di Harta Rumah Homestay. Penemuan jasad bermula saat pemilik rumah, Ni Ketut Murniati, hendak mengambil sesajen di lantai dua bangunan yang terhubung dengan homestay tersebut sekitar pukul 17.30 WITA.
Saat itu, ia mencium bau menyengat dan melihat banyak lalat di sekitar kamar nomor 1 yang ditempati korban.
Curiga dengan kondisi tersebut, Murniati kemudian meminta saksi I Ketut Saputra untuk memeriksa kamar.
Saat pintu kamar dicek, Saputra mendapati korban sudah tergeletak di lantai dalam kondisi tidak bernyawa. Tubuh korban terlihat membengkak, menandakan telah terjadi pembusukan.
Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsubsektor Lembongan. Petugas bersama BPBD Klungkung dan tim medis dari Nusa Medical langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.
Kasi Humas Polres Klungkung, Iptu I Dewa Nyoman Alit mengatakan, hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban diduga telah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan.
“Setelah dicek ke kamar, kondisi jenazah sudah membengkak. Dari keterangan tim medis, korban diperkirakan meninggal kurang lebih lima hari sebelumnya,” jelasnya.
Hingga kini, penyebab pasti kematian korban masih dalam penyelidikan. Kondisi jenazah yang sudah membusuk menyulitkan identifikasi awal di lokasi.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RS Gema Santi Nusa Penida untuk penanganan lebih lanjut. Sementara itu, olah tempat kejadian perkara telah dilakukan oleh pihak kepolisian.
Dari keterangan saksi, korban diketahui terakhir terlihat keluar kamar pada 8 Maret 2026. Sejak saat itu, korban tidak pernah terlihat beraktivitas hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya