RadarBuleleng.id - Pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) kembali diperketat.
Melalui patroli keimigrasian bertajuk “Dharma Dewata”, Kantor Imigrasi Denpasar mengamankan empat orang WNA yang diduga melanggar aturan izin tinggal, pada Jumat (17/4/2026).
Patroli yang melibatkan Tim Intelijen dan Penindakan Keimigrasian itu menyasar sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi aktivitas WNA.
Salah satu lokasi yang diperiksa adalah sebuah penginapan di kawasan Jalan Pandu, Denpasar, yang sebelumnya telah masuk dalam pantauan berdasarkan informasi intelijen.
Saat tiba di lokasi, petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap para penghuni.
Sejumlah WNA ditemukan tengah menginap, namun empat di antaranya menunjukkan sikap tidak kooperatif ketika dimintai keterangan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen, keempat WNA tersebut merupakan warga negara Nigeria, masing-masing berinisial UMA, 37, UGO, 28, KUO, 25, dan JIE, 28.
Mereka diketahui masuk ke Indonesia melalui pintu masuk berbeda dengan jenis izin tinggal yang beragam, mulai dari izin kunjungan hingga investor.
”Keempatnya kami amankan ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut karena diduga menyalahgunakan izin tinggal (visa),” ungkap Kepala Imigrasi Denpasar, R. Haryo Sakti.
Ia menegaskan, patroli ini merupakan langkah nyata dalam menjaga ketertiban umum sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di Denpasar sebagai salah satu destinasi wisata internasional.
Pihaknya juga mengingatkan pentingnya peran aktif pelaku usaha, termasuk pemilik penginapan, untuk melaporkan keberadaan WNA di lingkungan mereka.
”Kami menghimbau para pelaku usaha untuk proaktif. Sinergi ini penting agar pengawasan terhadap orang asing bisa berjalan optimal,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Bali, Felucia Sengky Ratna menambahkan, patroli tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menjaga kedaulatan negara sekaligus memastikan Bali tetap aman dan nyaman bagi wisatawan.
”Pengawasan akan terus kami perkuat demi menciptakan iklim pariwisata yang kondusif,” pungkasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya