Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ada Temuan Babi Positif ASF, Bali Langsung Lakukan Langkah Pencegahan. Peternak Diminta Waspada

Ni Kadek Novi Febriani • Selasa, 26 Mei 2026 | 05:34 WIB
PETERNAK BABI: Suasana di salah satu peternakan yang ada di Bali.
PETERNAK BABI: Suasana di salah satu peternakan yang ada di Bali.
 

 

RadarBuleleng.id - Ancaman virus African Swine Fever (ASF) membuat peternak babi di Bali waswas. 

Setelah beberapa waktu mereda, virus ganas penyebab Demam Babi Afrika itu kini kembali terdeteksi menyerang ternak di Desa Temesi, Gianyar.

Dari enam sampel babi yang diperiksa petugas, dua ekor dinyatakan positif terjangkit ASF. Sementara empat sampel lainnya masih dalam proses pemeriksaan laboratorium.

“Yang di Temesi, dari 6 sampel yang diambil, 2 positif, sisanya negatif dan masih proses,” ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Wayan Sunada, Senin (25/5/2026).

Meski ditemukan kasus positif, Pemprov Bali memastikan belum akan menerapkan lockdown atau pembatasan lalu lintas ternak secara total. 

Pemerintah menilai situasi masih bisa dikendalikan selama peternak disiplin menerapkan biosekuriti di kandang.

“Tidak perlu lockdown, hanya dua. Asalkan peternak rutin melakukan penyemprotan desinfektan dan biosekuriti,” jelas Sunada.

Ia menjelaskan, hingga kini belum ditemukan vaksin yang efektif untuk menangani ASF. Karena itu, langkah pencegahan menjadi senjata utama untuk memutus penyebaran virus.

Peternak diminta rutin melakukan penyemprotan disinfektan, menjaga kebersihan kandang, serta membatasi keluar masuk orang maupun barang ke area peternakan. 

Sebab virus ASF diketahui dapat menempel pada peralatan, kendaraan, bahkan manusia sebelum akhirnya menular ke ternak babi.

Sebagai langkah antisipasi, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali juga mulai membagikan desinfektan kepada peternak di sejumlah daerah. 

Peternak yang membutuhkan cairan desinfektan diminta segera berkoordinasi dengan dinas pertanian kabupaten maupun provinsi.

“Kalau peternak membutuhkan desinfektan untuk biosekuriti, hubungi dinas pertanian kabupaten atau provinsi, karena ASF belum ada vaksinnya,” tambahnya.

Selain di Temesi, petugas juga mengambil sampel ternak babi di wilayah Payangan untuk dilakukan pengujian laboratorium. 

Pemerintah berharap hasil pemeriksaan di wilayah tersebut menunjukkan hasil negatif sehingga penyebaran virus tidak semakin meluas.

“Semoga yang di Payangan hasilnya negatif,” ucap Sunada.

Di lapangan, petugas juga terus menggencarkan edukasi kepada peternak mengenai pentingnya penerapan biosekuriti ketat. 

Peternak diimbau rutin membersihkan kandang, memastikan kualitas pakan, hingga tidak menggunakan limbah makanan yang berpotensi membawa virus ASF.

Tak hanya itu, ternak babi yang baru dibeli juga disarankan menjalani karantina sementara sebelum dicampur dengan populasi lain di kandang.

“Langkah karantina sementara tersebut penting dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan ternak dan mencegah potensi penularan penyakit ke seluruh populasi dalam kandang,” terangnya.

Pemerintah Provinsi Bali bersama pemerintah kabupaten/kota juga terus memperketat pengawasan lalu lintas ternak dan pemeriksaan kesehatan hewan untuk menekan penyebaran ASF yang lebih luas.

Sunada menegaskan, ASF kini sudah menjadi penyakit endemis di Bali. Karena itu, kewaspadaan dan kedisiplinan peternak menjadi kunci utama agar wabah tidak kembali memicu kematian massal ternak seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu.

“ASF memang sudah menjadi penyakit yang biasa ditemukan di Bali, sehingga yang paling penting saat ini adalah meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam penerapan biosekuriti,” tandasnya. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#bali #babi #peternak #ternak #ASF