Koster Kaget saat Kejaksaan Sebut Ada 300 Ribu Anak Terlantar di Bali

Ni Kadek Novi Febriani • Dipublikasikan Sabtu, 19 September 2026 | 06:37 WIB
Gubernur Bali, Wayan Koster. (Pemprov Bali)
Gubernur Bali, Wayan Koster. (Pemprov Bali)

 

RadarBuleleng.id – Gubernur Bali, Wayan Koster, secara terbuka mengakui adanya celah pendataan yang membuat sekitar 300 ribu anak terlantar di Bali luput dari jangkauan bantuan pemerintah. 

Hal tersebut diungkapkannya dalam acara Penyerahan Dokumen Kependudukan Bagi Anak Terlantar di Gedung Nari Graha, Denpasar, Jumat (18/9/2026).

Koster menyebut angka fantastis itu didapatkan dari data kejaksaan terkait anak-anak yang belum memiliki dokumen kependudukan resmi. 

Padahal, dari 86 panti asuhan yang ada di Bali, baru sekitar 2.600-an anak yang tercatat mendapatkan perawatan dan pengasuhan.

"Jadi ini luar biasa, tidak ada yang ngurus. Inilah sebenarnya anak-anak terlantar yang menjadi tanggung jawab negara sesuai konstitusi. Tadi Pak Kajati menyampaikan ada sekitar 300.000 yang belum terdokumentasi. Tolong dikejar ini Pak Kadis PMD, Kadis Sosial, bersama kabupaten/kota se-Bali," ujar Koster, Jumat (18/9/2026).

Guna menyelesaikan persoalan ini hingga tuntas, Koster menginstruksikan Dinas Sosial serta Dinas PMD Dukcapil Provinsi Bali untuk segera turun ke lapangan. 

Pendataan akan dilakukan secara akurat dari tingkat desa guna menyusun database yang tersistem agar seluruh anak memiliki identitas hukum.

Seleluruh pembiayaan pemenuhan hak anak-anak tersebut dipastikan akan ditanggung bersama oleh APBD Provinsi Bali dan pemerintah kabupaten/kota.

"Lakukan pendekatan berbasis desa dalam pendataannya supaya terjangkau semua, jangan sampai ada yang kececer lagi. Setelah datanya akurat, kita berikan program bantuan sosial mencakup sandang, pangan, pendidikan, hingga kesehatan secara berkelanjutan," tegas pria asal Desa Sembiran, Buleleng itu.

Pemprov Bali berambisi menjadi daerah pionir sekaligus pilot project nasional dalam integrasi dokumentasi dan jaminan perlindungan bagi anak terlantar. 

Koster berjanji menuntaskan sinergi lintas sektor ini demi menjamin masa depan generasi muda Bali. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali
Berita Bali Hari Ini Anak Terlantar Bali Pemprov Bali dinsos bali wayan koster