Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Lansia di Dencarik Digigit Anjing Rabies, Vaksinasi Anjing Digencarkan

Eka Prasetya • Rabu, 21 Februari 2024 | 00:22 WIB

 

VAKSIN: Salah seorang warga meminta vaksin rabies pada anjing di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Banjar.
VAKSIN: Salah seorang warga meminta vaksin rabies pada anjing di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Banjar.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Seorang lansia di Desa Dencarik, Kecamatan Banjar, digigit seekor anjing yang positif rabies.

Peristiwa itu membuat warga resah. Pemerintah desa langsung menggencarkan proses vaksin terhadap hewan peliharaan maupun hewan liar.

Harapannya tidak ada lagi kasus rabies yang ditemukan di Desa Dencarik, karena dinilai meresahkan warga.

Informasi yang dihimpun RadarBuleleng.id, kasus rabies itu muncul pada awal Februari lalu.

Seorang lansia yang berusia 60 tahun digigit seekor anjing liar. Belakangan diketahui anjing itu ternyata positif rabies.

Perbekel Dencarik, Putu Riasa mengungkapkan, saat itu lansia tersebut tengah beraktivitas di rumah.

Tiba-tiba seekor anjing liar datang masuk ke halaman rumah lansia tersebut. Merasa bukan anjing miliknya, dia mengusir anjing tersebut.

Ternyata anjing itu langsung menggigit lansia tersebut. Khawatir kena rabies, dia segera melapor ke kelian banjar.

Peristiwa itu kemudian ditindaklanjuti Tim Siaga Rabies (Tisira) di Desa Dencarik. Tim menangkap anjing itu dan mengikatnya.

“Selang beberapa hari itu anjingnya mati. Kemudian kami laporkan ke Dinas Pertanian, ternyata anjingnya positif rabies,” kata Riasa saat dihubungi pada Selasa (20/2/2024).

Terhadap temuan tersebut, pihaknya langsung mengajak lansia tersebut ke fasilitas kesehatan, agar mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR).

“Sudah dapat vaksin. Astungkara orangnya tetap sehat,” ujarnya.

Menyusul peristiwa tersebut, pihaknya mengajukan permohonan vaksinasi massal kepada Dinas Pertanian Buleleng.

Vaksinasi akhirnya dilakukan pada Selasa pagi. Vaksinasi dilakukan di beberapa banjar yang ada di Desa Dencarik.

Dalam sehari, ada sekitar 200 ekor anjing yang mendapat vaksin. Baik itu anjing yang menjadi peliharaan warga, maupun anjing liar.

Pihak desa juga meminta agar warga lebih tertib memelihara anjing. Apalagi Desa Dencarik telah memiliki peraturan desa tentang rabies, desa adat pun telah memiliki perarem serupa.

Hanya saja penanganan rabies di Desa Dencarik masih menemukan tantangan. Perbekel Dencarik Putu Riasa menyebut masih banyak anjing liar di wilayahnya.

“Kalau anjing ada tuannya, sudah terpantau. Masalahnya di daerah kami banyak lahan kosong, jadi banyak anjing liar,” demikian Riasa. (*)

Editor : Eka Prasetya
#Banjar #Dencarik #anjing #rabies #vaksin