Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Duh! Gegara Rem Blong, Mobil Terjun Bebas Timpa Atap Rumah Warga di Desa Tigawasa Buleleng

Francelino Junior • Kamis, 11 Desember 2025 | 15:01 WIB

 

TERJUN BEBAS: Sebuah mobil terjun bebas di wilayah Desa Tigawasa, Buleleng. Diduga mengalami rem blong.
TERJUN BEBAS: Sebuah mobil terjun bebas di wilayah Desa Tigawasa, Buleleng. Diduga mengalami rem blong.

SINGARAJA,  RadarBuleleng.id - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Raya Desa Tigawasa, Buleleng, pada Rabu (10/12/2025) sore.

Peristiwa itu sempat membuat warga heboh, karena sebuah mobil tiba-tiba terjun bebas dan menimpa atap rumah warga.

Insiden itu terjadi di wilayah Banjar Dinas Kunci, Desa Tigawasa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Bali, sekitar pukul 16.30 WITA sore kemarin.

Sebuah mobil dengan nomor polisi DK 1989 FBD yang dikemudikan Melby Sakina Baraja, 36, warga Kabupaten Depok, Jawa Barat, terjun bebas menimpa atap rumah warga.

Diduga kuat mobil mengalami rem blong saat melaju dari arah Denpasar menuju Lovina.

Baca Juga: Sapi Warga Bubunan Sempat Hilang, Ditemukan Lagi Setelah Polisi Lakukan Penyelidikan 

Di dalam mobil tersebut terdapat dua anak masing-masing berinisial, J, 9, dan D, 4, yang merupakan anak dari pengemudi. 

Keduanya mengalami luka lecet dan langsung mendapat perawatan rawat jalan di RSUD Tangguwisia. 

Sementara sang pengemudi dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka serius.

Rumah yang tertabrak merupakan milik Putu Yudi Aryana Putra, 40, warga setempat. 

Bagian atap rumah mengalami kerusakan dan ditaksir menyebabkan kerugian materiil sekitar Rp10 juta.

Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin, membenarkan kejadian tersebut. Dari hasil olah TKP, polisi menemukan bahwa kecelakaan terjadi akibat kendaraan hilang kendali pada jalan lurus menurun.

“Pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan karena mengalami rem blong. Mobil kemudian meluncur dan menabrak atap rumah warga di sisi kanan jalan,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa hasil pemeriksaan awal menunjukkan faktor kurang hati-hati dan ketidakmampuan pengemudi mengantisipasi kondisi jalan turut memicu kecelakaan.

“Situasi saat itu terang, lalu lintas sepi, dan permukaan jalan kering. Namun pengemudi kurang waspada sehingga kecelakaan tidak bisa dihindari,” tambah AKP Bachtiar.

Pihak pengemudi disebutkan tidak membuat laporan lanjutan. Sementara itu, pemilik rumah telah menerima ganti rugi sebesar dari pihak pengemudi.

Polisi mengimbau agar warga lebih bijak memilih jalur yang digunakan untuk bepergian. Terutama saat hendak menuju Lovina.

Pengemudi dianjurkan melalui jalur Jalan Raya Singaraja-Denpasar via Desa Gitgit karena lebih aman dan landai.

Sementara jalur yang dianjurkan melalui aplikasi seperti google maps dianggap lebih berbahaya karena dipenuhi dengan tikungan tajam dan turunan curam.

“Kalau memang tidak terbiasa dan baru pertama kali, lebih baik lewat jalur utama. Karena jalur alternatif sangat rawan,” demikian Bachtiar. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #mobil #atap rumah #depok #kecelakaan #Polres Buleleng #luka #jalan raya #lovina #tigawasa #olah tkp #RSUD Tangguwisia #buleleng #rem blong #perawatan #jawa barat #polisi