BANJAR, RadarBuleleng.id – Bencana kekeringan di Kabupaten Buleleng semakin meluas. Kali ini, krisis air bersih melanda Desa Cempaga, Kecamatan Banjar, setelah sumber mata air warga tak mampu terdistribusi optimal akibat kerusakan mesin penyedot air.
Guna menanggulangi krisis tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu II untuk mendistribusikan 5.000 liter air bersih ke Desa Cempaga, Jumat (4/9/2026).
Perbekel Cempaga, Putu Suarjaya, mengungkapkan kemarau panjang yang melanda kawasan tersebut memperparah kondisi debit air.
Situasi kian pelik lantaran mesin pompa milik PAM Desa mengalami penurunan performa secara drastis sejak dua bulan terakhir.
"Kemarau sudah berlangsung lama. Selama ini kami mengandalkan air dari PAM Desa, tapi sejak dua bulan terakhir mesinnya drop. Hanya sekitar 30 persen air yang bisa diangkat dari sumber mata air di Cempaga untuk melayani Desa Sidetapa dan Cempaga," ungkap Suarjaya, Jumat (4/9/2026).
Suarjaya menyebutkan, dampak krisis air bersih ini merata di seluruh banjar dinas yang ada di Desa Cempaga dengan total warga terdampak mencapai seribuan Kepala Keluarga (KK). Namun, kondisi paling parah dialami oleh warga di Banjar Dinas Corot.
Pihak desa sejatinya telah memesan unit mesin pompa baru sejak dua bulan lalu. Namun, proses pengiriman dan pemasangan membutuhkan waktu lantaran medan geografis menuju lokasi sumber mata air yang cukup berat.
"Mesin baru sudah kami pesan dan mudah-mudahan minggu depan sampai untuk segera dipasang. Selama mesin belum beroperasi, kami memohon bantuan armada tangki BPBD Buleleng untuk rutin menyuplai air. Kami juga berencana meminta bantuan pemasangan tandon air di kantor desa agar akses warga lebih mudah," terangnya.
Sementara itu, pihak BPBD Kabupaten Buleleng mengonfirmasi bahwa pendistribusian 5.000 liter air bersih pada tahap awal telah berjalan lancar dan langsung dimanfaatkan warga untuk kebutuhan primer harian.
Mengingat kondisi kekeringan yang masih membayangi, Pemerintah Desa Cempaga telah mengajukan permohonan ulang untuk pengiriman armada air bersih susulan pada Sabtu (5/9/2026) esok. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng