Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ikut Pemprov Bali, DPRD Buleleng Usulkan Tiga Nama jadi Pj. Bupati Buleleng

Francelino Junior • Rabu, 24 Juli 2024 | 20:40 WIB

 

CALON PJ BUPATI BULELENG: Dari kiri, Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Perekonomian Gede Suralaga, Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana, dan Asisten Pemerintahan Pemprov Bali Dewa Gede Mahendra.
CALON PJ BUPATI BULELENG: Dari kiri, Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Perekonomian Gede Suralaga, Pj. Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana, dan Asisten Pemerintahan Pemprov Bali Dewa Gede Mahendra.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - DPRD Buleleng ikut mengusulkan tiga nama sebagai calon Pj. Bupati Buleleng. 

Usulan itu dilakukan, mengingat masa tugas Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana, akan berakhir pada 27 Agustus mendatang.

Selain itu DPRD Buleleng juga menggunakan haknya menyampaikan usulan calon Pj. Bupati Buleleng kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Nama-nama yang diusulkan oleh DPRD Buleleng, tidak jauh beda dengan nama yang diusulkan oleh Pemprov Bali.

Yakni Pj. Bupati Buleleng saat ini, Ketut Lihadnyana. Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemprov Bali, I Dewa Gede Mahendra, serta Staf Ahli Gubernur Bali Bidang Perekonomian, Gede Suralaga.

Ketiga nama itu merupakan birokrat di Pemprov Bali. Mereka bertiga juga pejabat yang berasal dari Buleleng.

Baca Juga: Tiga Birokrat Pemprov Bali Masuk Bursa Pj. Bupati Buleleng

Ketut Lihadnyana merupakan birokrat asal Desa Kekeran, Kecamatan Busungbiu. Selain sebagai Pj. Bupati Buleleng, dia juga duduk sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bali.

Sementara I Dewa Gede Mahendra berasal dari Kelurahan Kaliuntu, Kecamatan Buleleng. Sebelum menjadi Asisten Pemerintahan, dia pernah duduk sebagai Kepala Dinas Sosial Bali.

Terakhir, Gede Suralaga berasal dari Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula. Suralaga sempat duduk sebagai Sekretaris DPRD Bali.

Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna tak menampik ada usulan calon Pj. Bupati ke Mendagri.

“Sudah. Sudah saya tanda tangan. Kalau nggak salah suratnya tanggal 15,” kata Supriatna, kemarin (24/7/2024).

Ia juga mengakui ada lebih dari satu nama yang diusulkan kepada Mendagri. Nama-nama itu tidak jauh beda dengan yang diusulkan Pemprov Bali.

”Coba di provinsi tanya, biar saya tidak salah. Kami hanya mengusulkan saja. Kewenangan kami hanya itu,” imbuhnya.

Asal tahu saja, Pemprov Bali sebelumnya mengirimkan tiga orang nama sebagai calon Pj. Bupati Buleleng.

Pemprov Bali maupun DPRD Buleleng berhak menyetorkan nama calon Pj. Bupati Buleleng. Usulan itu harus disampaikan paling lambat 30 hari sebelum masa tugas penjabat bupati berakhir.

Pj. Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya mengakui Pemprov Bali telah mengirimkan usulan nama kepada Mendagri.

“Tunggu saja keputusan dari pusat,” kata Mahendra Jaya saat ditemui di Denpasar pada Selasa (23/7/2024).

Nama Ketut Lihadnyana disebut punya kans paling besar. Sebab dia telah duduk sebagai pj. bupati selama dua tahun belakangan.

Apabila terpilih lagi, dia akan bertugas sampai dengan Bupati dan Wakil Bupati Buleleng hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dilantik. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#dprd buleleng #Pj. Bupati Buleleng #Pemprov Bali #buleleng