Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bangga! Kemendikbud Beri Penghargaan pada Pemkab Buleleng

Eka Prasetya • Rabu, 9 Oktober 2024 | 00:22 WIB

 

PENGHARGAAN: Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika (dua dari kanan) saat menerima penghargaan dari Plt. Dirjen Vokasi Kemendikbud Ristek.
PENGHARGAAN: Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika (dua dari kanan) saat menerima penghargaan dari Plt. Dirjen Vokasi Kemendikbud Ristek.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) memberikan penghargaan kepada Pemkab Buleleng.

Kemendikbud memberikan penghargaan tersebut atas upaya Pemkab Buleleng menguatkan pendidikan karakter profil pelajar pancasila.

Buah komitmen tersebut, Pemkab Buleleng berhasil merebut penghargaan Pemerintah Daerah Cerdas Berkarakter 2024.

Penghargaan Diserahkan oleh Plt. Dirjen Pendidikan Vokasi, Tatang Muttaqin kepada Kepala Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Made Astika yang hadir mewakili Pj. Bupati Buleleng, Ketut Lihadnyana. Penghargaan itu diterima di Kemendikbud Ristek, pada Senin (7/10/2024) malam.

Kepala Disdikpora Buleleng, Made Astika mengungkapkan selama ini pihaknya selalu menekankan kepada sekolah mengoptimalkan penguatan profil pelajar pancasila.

Harapannya lewat program tersebut pendidikan yang lebih inklusif serta menguatkan unsur kebhinekaan bisa tertanam pada peserta didik sejak dini.

“Di sekolah ada mata pelajaran P5 untuk penguatan profil pelajar Pancasila. Pelajaran itu bukan sekadar formalitas. Tapi harus benar-benar diimplementasikan, sehingga pendidikan yang inklusif benar-benar terwujud,” kata Astika.

Sementara itu, Mendikbud Ristek, Nadiem Anwar Makarim dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas komitmen pemerintah daerah dalam memajukan pendidikan. Sehingga tercipta ruang belajar yang inklusif, aman, dan nyaman. 

Ia juga mengingatkan agar sekolah maupun kampus, harus menjadi ruang yang aman bagi siswa maupun mahasiswa. Tidak ada ruang untuk peristiwa kekerasan, baik kekerasan fisik maupun bentuk kekerasan lainnya.

"Ini bukan hal yang mudah, namun berkat kerja keras semua pemangku kepentingan akhirnya bisa mewujudkan sekolah dan perguruan tinggi yang aman dan nyaman. Semoga kedepan semua pihak semakin konsisten dalam mencegah segala bentuk kekerasan, baik kekerasan seksual, perundungan, dan diskriminasi," ujar Nadiem. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pelajar pancasila #pemkab buleleng #kemendikbud #pendidikan #penghargaan #buleleng