Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Ratusan Calon PNS di Buleleng Ikut Tes SKB, Dua Orang Tidak Hadir Tanpa Kabar

Eka Prasetya • Rabu, 18 Desember 2024 | 00:58 WIB

 

SELEKSI CPNS: Sekda Buleleng Gede Suyasa (pegang microphone) saat memantau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Undiksha.
SELEKSI CPNS: Sekda Buleleng Gede Suyasa (pegang microphone) saat memantau pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Undiksha.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Sebanyak 240 orang peserta Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Buleleng melanjutkan perjuangan mereka menjadi abdi negara.

Mereka mengikuti seleksi tahap II. Yakni Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Seleksi itu berlangsung di Auditorium Undiksha, Singaraja, pada Selasa (17/12/2024). Namun, ada dua orang peserta tidak hadir tanpa keterangan.

Tes SKB tersebut digelar dalam dua gelombang. Pelaksanaan tes dipantau Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Gede Suyasa. 

Menurut Suyasa, peserta yang mengikuti tes ini merupakan tiga kali jumlah formasi yang tersedia. Namun, tidak semua formasi CPNS yang dibuka dapat terisi sepenuhnya.

“Tahun ini Buleleng mendapatkan 145 formasi. Nantinya, peringkat 1, 2, dan 3 dari hasil seleksi akan ditentukan oleh sistem di BKN. Semua proses akan berjalan otomatis setelah tes SKB selesai,” jelas Suyasa.

Setelah menyelesaikan tes SKB, peserta hanya perlu menunggu jadwal pengumuman dan proses pemberkasan. 

Berdasarkan pelaksanaan tahun lalu, setelah pengumuman hasil seleksi, proses pemberkasan akan dimulai pada Januari tahun depan. 

Langkah berikutnya adalah pengajuan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan penerbitan Surat Keputusan (SK) yang diperkirakan rampung sekitar Mei.

“Setelah SK dari pusat diterbitkan, akan dilanjutkan dengan SK penetapan Bupati dan penempatan peserta sesuai formasi yang dibuka,” imbuhnya.

Suyasa menegaskan bahwa rekrutmen CPNS tahun ini tidak akan membebani anggaran daerah. 

Dengan hanya 145 formasi yang dibuka, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa formasi yang terisi biasanya hanya 70-80 persen. 

Bahkan, jumlah tersebut jauh dari memadai dibandingkan dengan jumlah ASN yang pensiun tahun ini, yaitu mencapai 400 orang.

Selama SKB para peserta harus menjawab 100 soal. Adapun 100 soal itu wajib diselesaikan dalam waktu 100 menit.

Adapun hasil tes SKB memiliki bobot 60 persen dari total nilai seleksi. Sementara hasil tes Seleksi Kompetensi Dasar hanya memiliki bobot 40 persen. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#cpns #undiksha #buleleng #skb