Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Budidaya Benih Ikan, Dinas Ketahanan Pangan Buleleng Wajib Setor Retribusi

Eka Prasetya • Jumat, 3 Januari 2025 | 02:28 WIB
BENIH IKAN: Kondisi di Balai Benih Ikan Buleleng yang terletak di Desa Ringdikit.
BENIH IKAN: Kondisi di Balai Benih Ikan Buleleng yang terletak di Desa Ringdikit.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Buleleng kini wajib menyetorkan retribusi ke kas daerah.

Dinas itu wajib setor retribusi karena memiliki UPTD Balai Benih Ikan. UPTD itu menghasilkan benih ikan yang hasilnya bisa dibeli oleh masyarakat luas.

Meski begitu, saat ini retribusi yang disetor relatif kecil. Pada tahun 2023, mereka hanya ditarget Rp 20 juta.

Sementara pada tahun 2024, dari target sebanyak Rp 25 juta, Balai Benih Ikan hanya berhasil menyetor Rp 23,75 juta.

Kepala DKPP Buleleng, I Gede Putra Aryana mengaku retribusi pada tahun ini belum optimal. Alasannya ada kolam pembenihan yang rusak.

“Balai benih kami terdampak bencana pada awal 2024. Beberapa kolam rusak, akhirnya produksi tidak maksimal,” jelas Putra Aryana.

Bencana tersebut tidak hanya merusak senderan kolam, tetapi juga mengakibatkan banyak benih hanyut. 

Lebih lanjut dijelaskan dari produksi benih yang dilakukan, hanya sekitar 10,9 persen saja yang berhasil dijual. Sebanyak 54,14 persen diberikan secara percuma untuk kegiatan penebaran benih. Sisanya untuk pembibitan kembali.

“Untuk kelompok pembudidaya, benih diberikan secara gratis. Begitu juga untuk restocking. Kalau yang dijual biasanya untuk pembudidaya mandiri,” ungkapnya.

Adapun sepanjang 2024, Balai Benih Ikan menghasilkan sekitar 1,14 juta benih ikan tawar. 

Sebanyak 950 ribu ekor merupakan benih ikan nilai, 156 ribu ekor benih ikan karper, 25 ribu ekor benih ikan lele, 13 ribu ekor benih ikan koi, dan seribu ekor benih ikan komet.

Harga benih yang dijual disesuaikan dengan ukuran. Benih ikan nilai dijual seharga Rp 50 hingga Rp 900 per ekor.

Selanjutnya benih ikan komet dijual seharga Rp 300 hingga Rp 2.600 per ekor.

Benih ikan karper dihargai Rp 50 hingga Rp 2.000 per ekor. Sedangkan ikan lele dijual Rp 50 hingga Rp 550 per ekor.

Harga bibit ikan termahal adalah ikan koi. Benihnya dijual seharga Rp 150 hingga Rp 15.000 per ekor. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#dinas #ketahanan pangan #retribusi #buleleng #ikan #benih ikan