SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Buleleng kini tengah menyiapkan rencana aksi dan program kerja.
Mereka pasang target mempertahankan predikat sangat inovatif dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah (IID) yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang akan berlangsung pada tahun 2025 ini.
Untuk diketahui, merujuk Himpunan Hasil Riset dan Inovasi Daerah, pada tahun 2024 ada sejumlah riset dan inovasi yang dihasilkan di Buleleng.
Yakni Kajian Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan, Kajian Pengembangan Model Kebijakan Mewujudkan Singaraja Sebagai Kota Pendidikan, dan Kajian Analisis Produk Unggulan Pertanian Daerah Kabupaten Buleleng dan Model Hilirisasinya.
Kemudian ada Kajian Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kabupaten Buleleng, Naskah Akademik Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah Pada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah Bali, dan Kajian Potensi dan Tata Kelola Parkir Kabupaten Buleleng.
Kinerja-kinerja itu membuat Brida Buleleng berhasil mengantarkan Buleleng meraih predikat sangat inovatif pada penilaian IID tahun 2024 lalu.
Baca Juga: Lapor Pak! Tiga Inovasi Antarkan Posyandu Kamboja 1 Buleleng Wakili Bali ke Tingkat Nasional
Kepala Brida Buleleng, Made Supartawan mengatakan, predikat itu diraih berkait komitmen seluruh stakeholder di Buleleng dalam mendorong perubahan yang berorientasi pada pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya dalam penilaian IID ada beberapa aspek yang dinilai. Seperti proposal inovasi, tema, manfaat, hingga penerapan inovasi yang harus bertahan minimal dua tahun.
”Evaluasi dari Kemendagri melalui IID, membuat kami terus memperbaiki dan menyesuaikan strategi agar inovasi yang dihasilkan tidak hanya berjumlah banyak, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat,” ujar Supartawan pada Minggu (12/1/2025) siang.
Menurut Supartawan, inovasi daerah bukan hanya soal menciptakan hal baru. Tapi juga memperbarui program atau kegiatan untuk mengatasi berbagai tantangan di masyarakat maupun institusi pemerintah daerah.
Supartawan menyebut, Kabupaten Buleleng optimis terus menjadi pionir, dalam inovasi daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
”Kolaborasi adalah kunci keberhasilan ini. Karena muara dari semua ini adalah meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.
Untuk tahun 2025, BRIDA Buleleng telah menyusun rencana yang melibatkan seluruh perangkat daerah dan inovator. Brida Buleleng juga membuka pintu bagi daerah lain yang ingin melakukan replikasi inovasi yang telah berjalan. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya