Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Bupati Buleleng Kukuhkan Pengurus TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda: Dorong Peran Strategis untuk Pembangunan Daerah

Eka Prasetya • Jumat, 21 Maret 2025 | 21:04 WIB

 

UNTUK BULELENG: Proses pelantikan Tim Penggerak PKK, Dekranasda, dan Posyandu Buleleng di Gedung Kesenian Gde Manik.
UNTUK BULELENG: Proses pelantikan Tim Penggerak PKK, Dekranasda, dan Posyandu Buleleng di Gedung Kesenian Gde Manik.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng mengukuhkan jajaran baru Tim Penggerak PKK, Tim Pembina Posyandu, dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) untuk masa bakti 2025–2030. 

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra, di Gedung Kesenian Gde Manik, kemarin (20/3/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Sutjidra menyampaikan ucapan selamat kepada para ketua dan pengurus baru yang telah resmi dilantik. 

Ia menegaskan pentingnya menjalankan amanah dengan penuh dedikasi, mengingat peran vital PKK, Posyandu, dan Dekranasda dalam kehidupan masyarakat.

“Tugas besar sudah menanti. Saya berharap PKK terus aktif dalam pemberdayaan keluarga, Posyandu semakin kuat dalam pelayanan kesehatan, dan Dekranasda mampu mengakselerasi pengembangan UMKM serta industri kerajinan lokal,” ujar Sutjidra.

Baca Juga: Gencarkan Penanganan Stunting, PKK Buleleng Harus Manfaatkan Bahan Lokal

Khusus bagi Tim Penggerak PKK, ia mengingatkan bahwa organisasi tersebut memegang peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui 10 program pokok yang menjadi pijakan gerak organisasi ini. 

Keberadaan PKK juga sudah diperkuat secara regulasi melalui Permendagri No. 36 Tahun 2020, yang memastikan struktur organisasi dari pusat hingga desa dapat berjalan efektif dan sinergis.

Ia menyatakan pemerintah telah menyiapkan dukungan anggaran untuk kegiatan PKK. Baik itu yang bersumber dari APBN, APBD provinsi, APBD kabupaten/kota, hingga dana desa. 

“Untuk itu, dana dan kegiatan yang dilakukan harus dikelola secara optimal dan berdampak langsung pada masyarakat,” ujarnya.

Sementara bagi pengurus Posyandu, ia berpesan agar posyandu mengoptimalkan layanan kesehatan berbasis komunitas. Hal itu sesuai amanat Permendagri No. 13 Tahun 2024.

“Peran Posyandu kini semakin luas. Selain pelayanan kesehatan, mereka juga aktif dalam mendukung enam bidang pelayanan dasar, termasuk pendidikan, pekerjaan umum, hingga perlindungan sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Dekranasda Buleleng dipandang sebagai motor penggerak dalam pembinaan dan pengembangan sektor kerajinan daerah. 

Sutjidra menaruh harapan besar kepada pengurus baru untuk membawa semangat inovatif demi kemajuan UMKM lokal.

“Saya optimistis, pengurus Dekranasda yang baru adalah sosok-sosok potensial. Kita dorong agar UMKM di Buleleng bisa tumbuh lebih cepat, lebih kreatif, dan adaptif terhadap tantangan zaman,” tambahnya.

Bupati Sutjidra mengajak seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memberi dukungan penuh terhadap program-program yang dijalankan oleh PKK, Posyandu, dan Dekranasda.

“Keberhasilan ketiga organisasi ini sangat menentukan capaian pembangunan daerah. Jika mereka sukses menjalankan perannya, maka sebagian besar target pembangunan kita akan terwujud. Mari bersinergi demi masyarakat Buleleng yang lebih sejahtera,” tandasnya.

Pengukuhan ini menjadi tonggak awal bagi pengurus baru untuk mulai bergerak, berinovasi, dan berkontribusi nyata dalam membangun Buleleng yang lebih maju dan berdaya saing. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bupati buleleng #umkm #pemkab buleleng #Nyoman Sutjidra #posyandu #pkk #dekranasda #buleleng