SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng menjajaki peluang kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangli dalam penanganan kebakaran.
Harapannya, tim pemadam kebakaran dari Bangli maupun Buleleng dapat bekerjasama melakukan pemadaman. Utamanya bila terjadi kebakaran di kawasan perbatasan.
Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng, Nyoman Kappa Tri Aryandono mengatakan, pihaknya berupaya memperluas jangkauan kerjasama pelayanan apabila terjadi kebakaran.
Menurut Kappa, saat ini pelayanan kebakaran di kawasan perbatasan sangat terbatas. Utamanya antara perbatasan Bangli dan Buleleng.
Salah satu desa yang sulit dijangkau adalah Desa Tambakan di Kecamatan Kubutambahan. Apabila ingin menjangkau desa ini, armada Pemadam Kebakaran Buleleng harus melalui Kabupaten Bangli terlebih dulu.
Sementara armada pemadam kebakaran di Kabupaten Bangli, bisa lebih cepat menjangkau desa tersebut, ketimbang armada yang ada di Buleleng.
“Peluang ini yang kami jajaki. Supaya pelayanan bisa lebih cepat. Sedangkan di Bangli juga ada desa-desa yang bisa kami jangkau lebih cepat. Misalnya Desa Satra atau Dausa,” kata Kappa.
Selain itu, lewat kerjasama itu, pihaknya juga bisa memanfaatkan fasilitas yang ada untuk mendukung proses pemadaman api. Salah satunya fasilitas pompa hydrant.
Saat ini pompa hydrant terdekat di wilayah timur berada di Kubutambahan dan Sangsit. Lokasi itu cukup jauh dan menyulitkan pemadaman di kawasan perbatasan.
“Kebetulan Bangli mau menambah pompa hydrant. Kami mendorong supaya bisa ditambah di daerah perbatasan. Sehingga semakin memaksimalkan kerjasama antar kedua daerah,” ujarnya.
Saat ini, Buleleng telah menjalin kerjasama penanganan kebakaran dengan dua daerah. Yakni Kabupaten Jembrana dan Karangasem. Sehingga upaya pemadaman di kawasan perbatasan menjadi lebih cepat dan efektif.
Asal tahu saja, saat ini Dinas Pemadam Kebakaran Buleleng diperkuat dengan tujuh unit armada pemadam kebakaran. Armada itu tersebar di Pos Induk Singaraja, Pos Kubutambahan, dan Pos Seririt. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya