Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Astungkara! Empat Orang Juru Parkir di Bali Berhasil jadi ASN

Juliadi Radar Bali • Jumat, 18 Juli 2025 | 17:05 WIB

 

JADI ASN: Empat orang juru parkir di Tabanan berhasil lolos menjadi ASN.
JADI ASN: Empat orang juru parkir di Tabanan berhasil lolos menjadi ASN.

RadarBuleleng.id - Empat wajah sumringah tampak terpancar di halaman Kantor Bupati Tabanan, Kamis (17/7/2025). I Gusti Agung Ketut Suwardika, Dewa Ketut Sutapa, I Ketut Agus Adiatmika, dan I Ketut Indra Wirawan, juru parkir (jukir) senior Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan, resmi dilantik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Mereka berhasil diangkat sebagai ASN lewat jalur Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Momen pelantikan sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) PPPK digelar bertepatan dengan Apel Hari Kesadaran Nasional dan dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya.

Meski baru menerima SK tahun ini, keempat jukir ini sejatinya sudah mengabdi sebagai tenaga honorer lebih dari 20 tahun. Mereka ditugaskan sebagai juru parkir. Bahkan beberapa di antaranya tinggal menghitung tahun untuk memasuki masa pensiun.

“Saya lagi lima tahun pensiun,” ungkap I Ketut Indra Wirawan, jukir asal Banjar Bangah, Baturiti, saat ditemui usai pelantikan.

Wirawan mengenang masa awal pengabdiannya di Dishub Tabanan sejak tahun 2001. Kala itu, gaji yang diterima sebagai jukir hanya Rp 300 ribu per bulan. Bahkan sempat di bawah itu karena sistem gaji masih menggunakan skema upah pungut berdasarkan persentase pendapatan parkir.

“Waktu itu kisaran gaji saya Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu per bulan. Baru tahun 2021 gaji saya bisa tembus Rp 1,3 juta,” tuturnya.

Baca Juga: Viral ASN Selingkuh di DPRD Buleleng, Postingan Diminta Take Down, Sanksi Menanti

Dalam menjalankan tugasnya, ia dan rekan-rekannya tidak menetap di satu lokasi parkir. 

Mereka harus berpindah-pindah dari satu titik ke titik lain, seperti di Kediri, Jalan Gajah Mada, Pasar Dauh Pala, hingga lingkungan parkir Kota Tabanan.

“Dulu sistemnya rolling. Jadi kami tidak menetap, tapi gilir lokasi,” jelasnya.

Wirawan juga sempat dua kali mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), namun belum berhasil lolos. 

Hingga akhirnya, di usia menjelang pensiun dan setelah 25 tahun mengabdi, ia dinyatakan lolos seleksi PPPK.

Astungkara, ini berkat anugerah Ida Sang Hyang Widhi. Akhirnya saya bisa resmi diangkat sebagai ASN PPPK Pemkab Tabanan,” ujarnya dengan haru.

Kebahagiaan serupa dirasakan oleh I Gusti Agung Ketut Suwardika. Ia mengaku tidak menyangka bisa lolos menjadi tenaga PPPK di usia yang tak lagi muda.

“Saya cuma ikut alur saja. Tak sangka bisa lolos. Mungkin ini sudah garis tangan,” ucapnya.

Terkait penempatan kerja, Suwardika mengaku masih menunggu instruksi lebih lanjut. Ia sendiri melamar untuk posisi di Satpol PP Tabanan bagian umum, sementara tiga rekannya tetap di bagian umum Dishub Tabanan.

Sementara itu, Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menyampaikan bahwa tahun ini total ada 346 tenaga kontrak yang resmi diangkat menjadi PPPK.

Ia berharap para ASN PPPK yang baru dilantik bisa menunjukkan semangat dan etos kerja yang tinggi demi mewujudkan visi “Tabanan Era Baru”.

“Era Baru itu bukan hanya slogan, tapi cara berpikir, bertindak, dan berperilaku harus baru. Bergerak sesuai kebutuhan masyarakat Tabanan,” tegas Sanjaya.

Dalam pelantikan itu, para PPPK mengenakan topi klangsah khas petani, sebagai simbol semangat pantang menyerah ala petani Tabanan yang tetap bertani meski hujan dan panas. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pensiun #juru parkir #jukir #tenaga honorer #parkir #gaji #asn #cpns #pppk #dishub #SK #aparatur sipil negara