Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Buleleng Usulkan Bantuan 25 Unit Bantuan Rumah ke Kementerian Sosial

Eka Prasetya • Jumat, 18 Juli 2025 | 23:36 WIB
VERIFIKASI LAPANGAN: Tim dari Dinas Sosial Buleleng melakukan pengecekan dan verifikasi lapangan calon penerima bantuan RST.
VERIFIKASI LAPANGAN: Tim dari Dinas Sosial Buleleng melakukan pengecekan dan verifikasi lapangan calon penerima bantuan RST.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Yayasan Marajingga Bangkit Sejahtera bekerjasama dengan Dinas Sosial Buleleng mengajukan bantuan rumah kepada Kementerian Sosial (Kemensos).

Bantuan Rumah Sejahtera Terpadu (RST) itu akan menyasar warga miskin dengan kategori miskin dan miskin ekstrem yang ada di Bali Utara.

Kepala Dinas Sosial Buleleng, I Putu Kariaman Putra mengatakan, usulan RST itu diajukan oleh Yayasan Marajingga Bangkit Sejahtera langsung kepada Kemensos.

Adapun calon-calon penerima bantuan diambil dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data tersebut bersumber dari desa/kelurahan yang telah diverifikasi dan divalidasi.

Total ada 25 kepala keluarga yang diusulkan mendapat RST dari Kemensos. Seluruhnya merupakan warga miskin yang masuk dalam desil 1 hingga desil 3 dalam DTSEN.

“Jadi mereka sudah masuk kriteria. Karena namanya sudah masuk dalam DTSEN. Mereka juga sudah dapat program dari pusat, entah itu PKH (Program Keluarga Harapan), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), maupun JKN (Jaminan Kesehatan Nasional),” ujar Kariaman.

Adapun calon penerima yang diusulkan oleh yayasan dan pemerintah kabupaten, tidak serta merta disetujui oleh pemerintah pusat.

Kemensos mengirimkan tim untuk melakukan verifikasi dan validasi data secara faktual. Tim langsung mendatangi calon penerima untuk melihat kondisi riil warga.

“Tim dari Kemensos langsung melakukan verifikasi lapangan, itu selama dua hari penuh. Dicek betul apakah memang benar-benar layak,” jelas Kariaman.

Apabila berhasil lolos verifikasi, setiap keluarga akan menerima bantuan senilai Rp 20 juta. Namun bantuan itu bukan berupa uang tunai.

Bantuan yang dikucurkan berupa sarana, prasarana, dan bahan bangunan. Sementara proses pengerjaan dilakukan secara swadaya dengan bergotong royong.

“Targetnya nanti setiap keluarga punya bangunan rumah terdiri dari dua kamar dan satu kamar mandi. Harapannya, tingkat kesejahteraan masyarakat juga bisa meningkat,” demikian Kariaman. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#bali #DTSEN #miskin ekstrem #dinas sosial #rumah #Desil #keluarga #RST #rumah sejahtera terpadu #kementerian sosial #kemensos #miskin #yayasan #buleleng #bantuan