Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Target Tambah Pendapatan, DPRD Buleleng Minta Perumda dan Distan Rancang Program Strategis

Eka Prasetya • Rabu, 3 September 2025 | 15:40 WIB

 

TAMBAH PENDAPATAN: Rapat kerja Komisi III DPRD Buleleng dengan Perumda Swatantra dan Dinas Pertanian Buleleng.
TAMBAH PENDAPATAN: Rapat kerja Komisi III DPRD Buleleng dengan Perumda Swatantra dan Dinas Pertanian Buleleng.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Komisi III DPRD Buleleng mendorong Perumda Swatantra dan Dinas Pertanian Buleleng merancang program-program strategis.

Harapannya, program tersebut dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Buleleng.

Dewan pun mengklaim siap mengawal program dari Perumda Swatantra maupun Dinas Pertanian Buleleng.

Ketua Komisi III DPRD Buleleng, I Ketut Susila Umbara mengatakan, pemerintah perlu melakukan penguatan kinerja Perumda Swatantra. 

Menurutnya, perusahaan daerah itu memiliki potensi besar dalam menopang PAD jika diberi dukungan penuh, termasuk melalui pengalokasian anggaran sesuai Rencana Bisnis (Renbis) yang telah disusun.

“Kami menilai Perumda Swatantra punya peluang besar untuk berkontribusi terhadap PAD. Karena itu, kami mendorong agar renbis yang sudah disusun, benar-benar dijalankan dengan dukungan anggaran yang memadai,” jelas Susila Umbara.

Ia menambahkan, salah satu sektor yang perlu mendapat perhatian adalah pengembangan usaha peternakan serta hilirisasi kebutuhan pangan. 

Dengan penguatan di bidang tersebut, Perumda Swatantra diharapkan bisa lebih optimal dalam mengelola unit usaha sekaligus memberi dampak nyata pada pendapatan daerah.

Selain Perumda, perhatian juga diarahkan pada sektor pertanian, khususnya keberadaan Rumah Potong Hewan (RPH). 

Dalam rapat bersama Dinas Pertanian, Komisi III menyoroti pentingnya peningkatan sarana dan prasarana RPH. 

Mereka mendorong adanya alokasi anggaran untuk rehabilitasi RPH Panji Anom serta RPH di Desa Lokapaksa.

Menurut Susila Umbara, keberadaan RPH yang representatif dan sesuai standar bukan hanya meningkatkan kualitas pelayanan, tetapi juga bisa menjadi salah satu sumber PAD. 

“RPH yang layak dan berfungsi optimal akan menjamin kualitas daging yang dipasarkan masyarakat, sekaligus memberi tambahan pendapatan bagi daerah,” terangnya.

Harapannya langkah-langkah tersebut bisa menjadikan upaya peningkatan PAD lebih terarah, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat. 

Hasil pembahasan rapat ini selanjutnya akan dibawa dalam agenda pembahasan rancangan KUA-PPAS tahun 2026 bersama pemerintah daerah. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#dprd buleleng #rph #perumda #pendapatan asli daerah #dprd #pad #pendapatan #pangan #pertanian #bisnis #swatantra #daging #buleleng #perusahaan daerah #rumah potong hewan