SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng terus memperkuat komitmen dalam melindungi perempuan dan anak dari berbagai bentuk kekerasan.
Salah satunya melalui Pertemuan Koordinasi dan Kerja Sama Lintas Sektor yang digelar di Ruang Rapat Unit IV Kantor Bupati Buleleng, belum lama ini.
Kegiatan tersebut menjadi ruang sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, layanan kesehatan, aparat penegak hukum, hingga organisasi masyarakat dalam mencegah kekerasan terhadap perempuan (KTP), kekerasan terhadap anak (KTA), tindak pidana perdagangan orang (TPPO), anak berhadapan dengan hukum (ABH), serta perkawinan anak.
Upaya tersebut juga sejalan dengan penguatan program Kabupaten Layak Anak (KLA) di Buleleng.
Plt. Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Buleleng, Made Supartawan, mengungkapkan bahwa seluruh pihak harus memiliki tanggung jawab bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
“Anak merupakan potensi penting dan penentu kualitas sumber daya manusia di masa depan. Bila anak tumbuh tanpa perlindungan, mereka akan menjadi generasi yang lemah dan tidak produktif,” ujar Supartawan.
Ia menambahkan, kebijakan Kabupaten Layak Anak diharapkan menjadi langkah nyata untuk memastikan setiap anak dapat hidup, tumbuh, dan berkembang secara optimal dalam suasana aman serta bebas dari kekerasan.
“Pertemuan ini tidak boleh berhenti di forum seremonial saja. Kami ingin hasilnya benar-benar terasa bagi anak-anak di lingkungan keluarga, sekolah, hingga masyarakat,” katanya.
Supartawan juga menyoroti sejumlah persoalan yang kini menjadi tantangan bersama, mulai dari kasus kekerasan dalam rumah tangga hingga meningkatnya perilaku merokok di kalangan pelajar.
Karena itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat pencegahan dan mewujudkan Buleleng sebagai Kabupaten Layak Anak yang sesungguhnya.
“Karakter anak zaman sekarang memang berbeda, tapi justru di situlah kita perlu lebih adaptif dan memperkuat kerja sama,” tandasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya