Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Raih Penghargaan Nasional, Buleleng jadi Daerah Terbaik di Indonesia dalam Digitalisasi Keuangan Daerah

Eka Prasetya • Kamis, 11 Desember 2025 | 18:58 WIB

 

PENGHARGAAN NASIONAL: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra (kanan) dan Sekda BUleleng, Gede Suyasa (kiri) menerima penghargaan dari Kementerian Koordinator Perekonomian RI.
PENGHARGAAN NASIONAL: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra (kanan) dan Sekda BUleleng, Gede Suyasa (kiri) menerima penghargaan dari Kementerian Koordinator Perekonomian RI.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Menutup akhir tahun 2025, Pemkab Buleleng kembali mengukir prestasi nasional. 

Buleleng meraih Terbaik I Nasional untuk kategori Program Unggulan Terbaik Layanan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) melalui program Pelaksanaan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik pada SKPD. 

Penghargaan tersebut diberikan Kementerian Koordinator Perekonomian RI atas capaian digitalisasi keuangan daerah.

Piala dan sertifikat penghargaan yang diterima minggu lalu diserahkan Sekda Buleleng, Gede Suyasa, kepada Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra di Rumah Jabatan Bupati, Rabu (10/12/2025).

Usai menerima penghargaan, Bupati Sutjidra menegaskan bahwa capaian ini menjadi bukti ekosistem digital Pemkab Buleleng berjalan semakin solid. 

Terlebih, penghargaan tersebut adalah penghargaan nasional pertama setelah tiga tahun berturut-turut meraih championship TP2DD Award sebagai kabupaten terbaik se-Jawa-Bali.

“Penghargaan ini menjadi penting karena di tengah isu transparansi pengelolaan keuangan pemerintahan, Buleleng bisa mendapatkan penghargaan terbaik satu tingkat nasional. Ini menunjukkan bahwa ekosistem digital di Buleleng sudah berjalan semakin baik dan maju,” ujarnya.

Sutjidra menekankan, prestasi ini bukan capaian instan. Pemerintah daerah membangun fondasi kuat melalui pembenahan sistem, peningkatan kapasitas SDM aparatur, serta penerapan teknologi yang efektif dan tepat guna.

“Kemenangan berturut-turut di ajang TP2DD Award menjadi batu pijakan yang kokoh. Itu adalah proses pembelajaran dan penyempurnaan sistem yang kini berbuah manis pada tingkat yang lebih tinggi, yaitu pengakuan langsung dari Kementerian Koordinator Perekonomian,” tambahnya.

Sekda Gede Suyasa menambahkan, inovasi digital dilakukan untuk memberikan pelayanan administrasi keuangan yang lebih cepat, sederhana, dan transparan. 

Saat ini seluruh layanan sudah terintegrasi antara SIPD, Kartu Kredit Indonesia (KKI), serta SP2D online.

“Ya kita sudah integrasikan semua aspek keuangan dalam satu sistem. Jadi lebih cepat dan transparan dalam pengelolaan keuangan,” jelas Suyasa.

Ia memaparkan perubahan signifikan dalam proses anggaran. Dahulu, proses penganggaran hingga pertanggungjawaban bisa memakan waktu berminggu-minggu karena banyak tahapan manual. 

Kini dengan sistem terpadu, seluruh proses bisa diselesaikan hanya dalam hitungan hari.

“Ini bukan hanya soal kecepatan, tetapi juga akurasi data dan efisiensi anggaran,” demikian Suyasa. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#SIPD #prestasi #Sekda Buleleng #digitalisasi #pemerintah #TP2DD #sdm #bupati buleleng #nasional #skpd #pemkab buleleng #Nyoman Sutjidra #Gede Suyasa #penghargaan #keuangan