SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Pemkab Buleleng membuka peluang kolaborasi luas dengan perguruan tinggi untuk mendorong pembangunan berbasis pendidikan, riset, dan inovasi.
Adapun kampus yang akan diajak bekerjasama tahun ini adalah Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Bali serta Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan). Unsur pimpinan kedua kampus itu berkunjung ke Buleleng pada Rabu (15/4/2026).
Asisten I Setda Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, menyambut positif rencana kerja sama dengan Undiknas Bali dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Ia menegaskan, Pemkab Buleleng siap memberikan dukungan penuh, asalkan proses administrasi segera dituntaskan agar dapat dilanjutkan ke tahap penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS).
Ariadi juga menyarankan agar kerja sama dibuat lebih spesifik dengan melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Kesehatan, Brida, hingga rumah sakit daerah.
"Kami mendukung penuh apa yang menjadi tujuan PKS oleh Undiknas. Ini juga akan berpengaruh signifikan kepada perkembangan bidang kesehatan di Buleleng. Semoga ke depan melalui PKS ini Buleleng dapat menambah jumlah dokter spesialis di setiap rumah sakit," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerja Sama Undiknas Bali, I Nyoman Subanda, menjelaskan kerja sama ini difokuskan pada penguatan peran kedua pihak dalam meningkatkan kualitas pembangunan masyarakat.
Bidang yang akan digarap meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, dengan penekanan khusus pada sektor kesehatan. Hal ini sejalan dengan rencana Undiknas membuka fakultas kedokteran.
"Kesepakatan bersama ini kami lebih memfokuskan pada bidang kesehatan. Ini sejalan dengan upaya Undiknas Bali dalam rangka membuka fakultas kedokteran. Kami berencana menjalin PKS dengan Dinas Kesehatan, Brida dan RSUD Buleleng, bahkan mungkin sampai ke Puskesmas," jelasnya.
Pihak Undiknas pun berkomitmen menjaga komunikasi intensif dengan Pemkab Buleleng agar kerja sama ini segera terealisasi dan berjalan berkelanjutan.
Di sisi lain, kolaborasi juga diperluas melalui kunjungan Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan) ke Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Buleleng. Rombongan Unhan dipimpin Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan, Mayjen Priyanto.
Kunjungan tersebut diterima langsung Kepala Brida Buleleng, Ketut Suwarmawan, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan akademisi dalam menghasilkan inovasi kebijakan.
Menurutnya, riset dan kajian ilmiah menjadi fondasi penting dalam merumuskan program pembangunan yang berdampak nyata bagi masyarakat.
"Brida Kabupaten Buleleng sangat terbuka dan selalu mendukung upaya-upaya penelitian dan inovasi yang tentunya bertujuan untuk kemajuan Buleleng," ungkapnya.
Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor—mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku usaha hingga masyarakat—perlu diperkuat agar menghasilkan kajian yang komprehensif dan rekomendasi kebijakan yang aplikatif.
"Nantinya, rekomendasi yang dihasilkan dari sebuah riset/penelitian, tentunya akan menjadi dasar dalam mengeluarkan suatu kebijakan yang mengutamakan kepentingan masyarakat Buleleng," jelasnya.
Sementara itu Mayjen Priyanto menyampaikan pihaknya akan melakukan penelitian di wilayah Kecamatan Gerokgak, terkait dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pertahanan dan keamanan.
Menurutnya penelitian tersebut juga diharapkan menyerap masukan dari pemerintah dan pemangku kepentingan untuk menentukan prioritas pengembangan KEK di Buleleng.
“Kami harap hasil penelitian ini dapat memberi manfaat langsung dan mendukung perumusan kebijakan strategis,” ujarnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya