Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Lindungi Pekerja Migran, BP3MI Bali Perkuat Edukasi Migrasi Aman

Eka Prasetya • Jumat, 24 April 2026 | 15:34 WIB
JAJAKI KERJASAMA: Kepala BP3MI Bali, Muhammad Ikbal (dua dari kanan) saat berkunjung ke Dinas Kominfo Santi Buleleng, pada Jumat (24/4/2026). BP3MI Bali menjajaki peluang kerjasama dengan Pemkab Buleleng dalam penyampaian informasi terkait perlindungan pekerja. (Pemkab Buleleng)
JAJAKI KERJASAMA: Kepala BP3MI Bali, Muhammad Ikbal (dua dari kanan) saat berkunjung ke Dinas Kominfo Santi Buleleng, pada Jumat (24/4/2026). BP3MI Bali menjajaki peluang kerjasama dengan Pemkab Buleleng dalam penyampaian informasi terkait perlindungan pekerja. (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id – Upaya perlindungan pekerja migran Indonesia (PMI) terus diperkuat. 

Terbaru, Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Bali menjajaki kerjasama dengan Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Kominfo Santi) Buleleng untuk memperluas edukasi dan perlindungan bagi calon maupun purna PMI.

Langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi yang digelar Jumat (24/4/2-026) di ruang kerja Kepala Dinas Kominfo Santi Buleleng. 

Pertemuan tersebut membahas kolaborasi penyebarluasan program-program Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia agar lebih efektif menjangkau masyarakat.

Kadis Kominfo Santi Buleleng, Made Suharta, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung diseminasi informasi melalui berbagai kanal, mulai dari media sosial, siaran keliling, hingga pemanfaatan videotron.

“Program dari BP3MI kami nilai sangat penting untuk diketahui masyarakat, khususnya pekerja migrant itu sendiri agar nantinya dapat pengetahuan tentang perlindungan pekerja migrant dan mencegah hal-hal yang sekiranya berdampak tidak baik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BP3MI Bali, Muhammad Ikbal, menyampaikan bahwa dirinya perlu membangun sinergi dengan pemerintah daerah, termasuk Pemkab Buleleng. 

Apalagi, berdasarkan data, Bali masuk enam besar nasional untuk jumlah PMI, dengan Buleleng sebagai penyumbang tertinggi di Pulau Dewata.

“Kami berharap program-program Kementerian yang menjadi titik tekan utama dapat dikerjasamakan kepada Pemkab Buleleng sehingga dapat tersebar luas dan langsung mengena kepada pekerja migran,” ujarnya.

Ia menambahkan, BP3MI Bali memiliki sejumlah program strategis, salah satunya Kampanye Nasional Migrasi Aman. 

Program ini diharapkan mampu menjangkau masyarakat secara luas di Buleleng, sekaligus mencegah potensi permasalahan yang merugikan PMI sejak dini.

Dengan kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan perlindungan terhadap PMI asal Buleleng semakin optimal, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya prosedur migrasi yang aman dan legal. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#bali #pemkab buleleng #pekerja migran #buleleng #kominfo