Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

400 ASN Buleleng Segera Pensiun, Pemkab Usulkan Rekrutmen Baru demi Cegah Krisis Guru

Francelino Junior • Jumat, 19 Juni 2026 | 08:38 WIB
BAHAS KINERJA: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra saat memimpin rapat kinerja organisasi perangkat daerah.
BAHAS KINERJA: Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra saat memimpin rapat kinerja organisasi perangkat daerah.

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng menghadapi tantangan besar dalam menjaga kualitas pelayanan publik. 

Pasalnya, hampir 400 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Buleleng akan memasuki masa pensiun pada 2026.

Untuk mengantisipasi berkurangnya jumlah pegawai tersebut, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra telah mengusulkan penambahan formasi ASN kepada pemerintah pusat. 

Langkah ini dinilai penting agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal, terutama pada sektor-sektor yang membutuhkan banyak tenaga kerja.

Sutjidra menjelaskan, gelombang pensiun yang akan terjadi tahun depan berpotensi menimbulkan kekurangan pegawai di sejumlah instansi jika tidak segera diimbangi dengan rekrutmen baru. 

Karena itu, Pemkab Buleleng mengajukan sekitar 400 formasi ASN sebagai pengganti pegawai yang akan mengakhiri masa tugasnya.

“Kami sudah mengusulkan kembali formasi ASN kurang lebih 400 orang untuk menggantikan pegawai yang memasuki masa pensiun. Mudah-mudahan bisa direalisasikan,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, kebutuhan ASN di Kabupaten Buleleng masih tergolong tinggi. Salah satu sektor yang menjadi perhatian utama adalah pendidikan. 

Kekurangan tenaga guru dinilai masih menjadi persoalan serius yang perlu segera mendapat solusi agar kualitas pendidikan tetap terjaga.

Jika seluruh formasi yang diusulkan dapat disetujui pemerintah pusat, kebutuhan pegawai di lingkungan Pemkab Buleleng diperkirakan dapat terpenuhi. 

Meski demikian, Sutjidra menyadari bahwa jumlah formasi yang disetujui tidak selalu sesuai dengan usulan daerah.

Karena itu, Pemkab Buleleng telah menyiapkan berbagai data dan argumentasi sebagai bahan pendukung usulan tersebut. 

Kebutuhan tenaga pendidik menjadi salah satu alasan utama yang diajukan mengingat jumlah guru yang masih kurang di sejumlah satuan pendidikan.

Selain mendukung sektor pendidikan, tambahan ASN juga diharapkan mampu memperkuat layanan pemerintahan lainnya. 

Dengan jumlah pegawai yang memadai, berbagai program pembangunan daerah diyakini dapat berjalan lebih efektif, cepat, dan tepat sasaran.

“Alasan yang kami miliki kuat, karena kebutuhan ASN di Buleleng memang cukup mendesak. Terutama tenaga guru yang jumlah kebutuhannya masih sangat besar dan menjadi prioritas kami,” tegasnya.

Saat ini Pemkab Buleleng masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait usulan formasi tersebut. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#pensiun #pemkab buleleng #asn #buleleng #aparatur sipil negara