SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng terus memperkuat transformasi digital di bidang administrasi kependudukan.
Upaya itu ditandai dengan peluncuran dua inovasi baru, yakni SAKTI (Sinkronisasi Administrasi Kependudukan Terintegrasi) dan EMAAK PKK (Gerakan Bersama Sadar Kependudukan Keluarga) di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Buleleng, Selasa (7/7/2026) pagi.
Kedua inovasi tersebut dirancang untuk menyinkronkan sekaligus meningkatkan akurasi data kependudukan secara digital.
Melalui sistem yang terintegrasi, pemerintah daerah berharap data penduduk menjadi lebih valid, mutakhir, dan mudah dimanfaatkan sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, mengatakan data kependudukan yang akurat merupakan fondasi penting dalam merancang program pemerintah agar tepat sasaran.
"Dengan akurasi data dari sistem digitalisasi ini, kita mendapatkan data yang valid. Sehingga, kita bisa merencanakan program pemerintahan dengan matang," ujarnya.
Menurut Sutjidra, peluncuran SAKTI dan EMAAK PKK menjadi wujud komitmen Pemkab Buleleng dalam memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah serta melibatkan masyarakat untuk membangun sistem administrasi kependudukan yang lebih baik.
Integrasi teknologi dengan gerakan sadar administrasi kependudukan diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan data menjadi lebih transparan, efisien, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi maupun kebutuhan pelayanan publik.
Ia menambahkan, data kependudukan yang akurat akan menjadi penopang empat pilar utama pembangunan di Buleleng.
Mulai dari penyusunan program pembangunan, penyaluran perlindungan sosial, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga penguatan demokrasi.
Sutjidra menegaskan, di era digital saat ini, validitas data kependudukan bukan lagi sekadar kebutuhan administrasi, melainkan menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan dan penyusunan berbagai kebijakan pemerintah.
"Akurasi data kependudukan di era digital menjadi kebutuhan penting karena menjadi dasar dalam penyusunan berbagai kebijakan pemerintah," tandasnya. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya