SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Peristiwa balap liar yang berlangsung pada Jumat (17/1/2025) di Jalan Raya Pupuan-Pekutatan, berujung petaka.
Dua sepeda motor yang terlibat aksi balap liar bersenggolan. Dampaknya para joki terjatuh dan menyambar penonton yang sedang menyaksikan aksi balap liar.
Peristiwa itu terjadi di wilayah yang dikenal dengan sebutan Jalan Raya Kemoning. Wilayah itu masuk Desa Pancasari, Kecamatan Busungbiu.
Polisi akhirnya menindaklanjuti peristiwa tersebut. Polisi menyita dua unit kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan.
Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika menjelaskan, peristiwa kecelakaan itu melibatkan sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi DK 2282 HM dan sepeda motor Yamaha Mio tanpa plat nomor.
Sepeda motor Mio DK 2282 HM dikemudikan oleh I Made Ryan Ananda, pelajar asal Desa Munduk Temu, Tabanan.
Sementara sepeda motor tanpa plat nomor dikemudikan oleh I Gede HM, 15, seorang pelajar asal Desa Pucaksari, Busungbiu.
Baca Juga: Aksi Balap Liar di Buleleng Berujung Petaka. Joki Balap Hantam Penonton
Peristiwa bermula saat kedua sepeda motor adu kecepatan lewat balap liar. Mereka mengadu kecepatan dari arah Tabanan menuju ke Buleleng.
Saat sedang balapan, kedua sepeda motor bersenggolan. Sehingga keduanya terjatuh ke sisi kanan jalan.
Akibat peristiwa tersebut, keduanya sempat dilarikan ke fasilitas kesehatan yang ada di Kecamatan Pupuan.
Setelah menjalani perawatan medis, Made Ryan Ananda diperbolehkan pulang. Dia hanya mengalami luka lecet pada dahi, tangan kanan, serta kaki kanan.
Sementara I Gede HM, harus dirujuk ke RSUD Buleleng. Dia mengalami luka pada bibir, gigi patah, luka robek pada tangan kanan, serta luka pada dahi.
AKP Diatmika menyatakan, polisi telah menyita kedua unit kendaraan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.
Polisi akan memanggil kedua orang tua pelaku aksi balap liar. Termasuk kedua orang yang terlibat aksi balapan.
“Sekarang salah satu masih dirawat di rumah sakit. Nanti akan kami panggil. Orang yang melakukan balap liar, termasuk orang tuanya. Nanti ada proses pembinaan dan penegakan hukum,” tegasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, aksi balap liar yang terjadi di Buleleng berujung pada petaka. Balap liar itu terjadi di wilayah Kemoning, Desa Pucaksari, Busungbiu pada Jumat (17/1/2025) sekitar pukul 17.00 sore.
Peristiwa bermula saat dua orang remaja tengah adu kecepatan. Mereka menggeber sepeda motor matic masing-masing.
Saat sedang adu balap, kedua sepeda motor bersenggolan. Dampaknya kedua joki balap liar terjatuh dari kendaraan masing-masing. Salah satu sepeda motor bahkan menghantam barisan penonton.
Petaka saat balap liar itu sempat dibagikan akun facebook Joksan Tiago. Tercatat ada dua video yang dibagikan.
Video pertama berdurasi 16 detik. Video itu merekam momen kecelakaan yang terjadi saat balap liar.
Sementara video kedua berdurasi 1 menit dan 40 detik. Dalam video kedua, tampak kepanikan di sekitar areal balap liar.
Beberapa rekan korban sempat meminta tolong. Bahkan ada yang mengumpat karena tidak ada yang mau menolong. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya