RadarBuleleng.id - Pemkab Jembrana kini berambisi melakukan revitalisasi terhadap Pasar Umum Negara.
Pasar tersebut akan disulap menjadi pasar yang lebih modern. Biaya untuk revitalisasi pasar tersebut mencapai seratusan miliar.
Selama proses pembangunan dilakukan, pemerintah menyiapkan lokasi relokasi pasar. Masing-masing di Pasar Ijogading Negara dan di belakang Pemkab Jembrana.
Ternyata lokasi yang disiapkan di areal parkir Pemkab Jembrana, sepi dari aktivitas jual beli. Sebagian besar kios pedagang sepi karena ditinggal pedagang.
Baca Juga: Rapuhnya Bangunan Pasar Anyar Jadi Sorotan Fraksi Golkar DPRD Buleleng
Bahkan ada pedagang yang tidak buka sama sekali sejak mereka direlokasi dari Pasar Umum Negara.
Sebagai pedagang masih membuka lapak dagangan meskipun sepi dari pembeli. Sejumlah kios, terutama di parkir bawah lebih banyak tutup dan kondisi kios tidak terawat.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Jembrana, I Komang Agus Adinata mengakui kondisi tersebut.
Pedagang yang direlokasi dari Pasar Umum Negara lebih memilih berjualan di Pasar Ijogading.
"Ada juga pedagang yang berjualan di rumahnya," jelasnya kemarin (8/7/2024).
Baca Juga: Maling Motor di Pasar Penuktukan Terekam CCTV, Ternyata Ini Kejadian yang Ketiga Kalinya di Buleleng
Adinata menyebut, pedagang yang aktif setiap harinya di tempat relokasi sekitar 80 persen. Sisanya berjualan di Pasar Ijogading dan di rumahnya.
Para pedagang tersebut memilih berdagang di dua tempat karena permintaan dari pelanggan yang meminta agar berjualan di pasar Ijogading.
"Penyebabnya utamanya sepi, pedagang milih ke tempat lebih ramai di Pasar Ijogading," ungkapnya.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan aktivitas niaga Pasar Ijogading. Pasar tersebut penuh sesak dengan pedagang.
Asal tahu saja, Pasar Umum Negara saat ini dalam proses pembangunan dengan anggaran dari pemerintah pusat sebesar Rp 100 miliar lebih.
Sebelum mulai pembangunan, pemerintah menyiapkan dua tempat relokasi pedagang. Sebanyak 438 orang pedagang diminta berjualan di area parkir kantor Pemkab Jembrana dan sebanyak 161 di pasar Ijogading. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya