Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Imlek, Kue Teratai dan Kue Penyu Diburu. Jadi Sarana Persembahan Umat

Ni Kadek Novi Febriani • Rabu, 29 Januari 2025 | 19:27 WIB

 

RAMAI PESANAN: Ni Wayan Raba menunjukkan kue teratai buatannya. Kue itu ramai dipesan saat Imlek.
RAMAI PESANAN: Ni Wayan Raba menunjukkan kue teratai buatannya. Kue itu ramai dipesan saat Imlek.

RadarBuleleng.id - Tahun baru Imlek menjadi momen yang dinanti oleh masyarakat Tionghoa. Imlek juga menjadi momen yang memberikan cuan bagi pengusaha kue.

Sejumlah kue yang khusus diproduksi saat Imlek, seperti kue teratai dan kue penyu, menjadi hidang yang paling dicari.

Kue itu bukan hanya menjadi buah tangan, dikonsumsi oleh keluarga, tapi juga menjadi sarana persembahan saat umat melakukan persembahyangan.

Salah satu yang memproduksi kue khas Imlek adalah Ni Wayan Raba. Sejak beberapa hari belakangan, wanita yang mukim di Jalan Nangka, Denpasar itu, sibuk dengan membuat kue khusus Imlek.

Kue-kue itu yakni kue teratai, kue penyu, dan kue ikan. Setiap kue memiliki warna yang unik.

Kue teratai dan ikan misalnya, berwarna putih. Sementara kue penyu berwarna merah muda. Kue-kue itu menjadi persembahan dan menjadi ciri khas setiap Imlek.  

Bahannya sederhana. Hanya memanfaatkan tepung terigu, gula, dan mentega.

”Biasanya kue teratai persembahan untuk Dewa. Orang ada yang menyebut kue teratai dan ada juga menyebut lotus,” ucapnya.

Ia mengaku sudah  sibuk membuat kue sejak Sabtu (25/1/2025) lalu. Tak main-main, dalam sehari dia harus menyiapkan 40 kilogram tepung.

Khusus kue teratai, dia juga menyelipkan isian di dalamnya, Ada rasa kacang hijau, pandan, dan kacang hitam.

”Bahannya seperti buat bakpao, hanya caranya berbeda,” terangnya. 

Kue teratai bertahan sampai tiga hari. Biasanya kue dikonsumsi setelah umat Tionghoa selesai melakukan persembahyangan.

Setiap kue dia jual seharga Rp 20 ribu. Kue paling banyak dicari sehari menjelang persembahyangan Imlek. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kue #imlek #tahun baru imlek