Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tren Pengguna Kripto di Bali Makin Banyak. Terpengaruh Pola Transaksi Wisatawan

Marsellus Pampur • Senin, 25 Agustus 2025 | 15:11 WIB
Ilustrasi kripto.
Ilustrasi kripto.

RadarBuleleng.id - Jumlah pengguna atau investor kripto di Bali melonjak tajam dalam beberapa tahun terakhir. 

Fenomena ini tak lepas dari status Bali sebagai destinasi wisata internasional sekaligus rumah bagi para digital nomad dari berbagai negara. 

Para digital nomad serta wisatawan kini semakin intens bertransaksi menggunakan kripto, ketimbang menggunakan uang tunai.

Bahkan, Bali kini tercatat masuk dalam 10 besar daerah dengan pengguna kripto terbanyak di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan Chief Marketing Officer (CMO) PT. Pintu Kemana Saja (PINTU), Timotius Martin, saat gelaran Coinfest Asia 2025 di Nuanu City, Bali. PINTU sendiri dikenal sebagai aplikasi crypto all-in-one pertama di Indonesia.

Menurut Timotius, tingginya minat kripto di Bali tidak hanya datang dari masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan asing hingga ekspatriat pemegang KITAS. 

“Di Bali banyak developers global yang menetap. Mereka melihat Bali sebagai pusat digital nomad. Yang pasti, Bali masuk top 10, meski Jakarta masih yang terbesar,” jelasnya.

Secara global, lanjut Timotius, posisi Indonesia memang belum bisa menyaingi sejumlah negara Asia lainnya. 

Namun, dari sisi regulasi, Indonesia justru termasuk yang paling maju karena pemerintah telah menyiapkan aturan yang mendukung perkembangan industri kripto.

”Kalau inovasi dan edukasi, kita masih tertinggal. Saat ini ada sekitar 15–16 juta investor kripto di Indonesia, lebih banyak dibandingkan investor saham yang baru 11–12 juta orang. Di Singapura, jumlah pengguna kripto sudah menembus 30 juta,” ungkapnya.

Dalam Coinfest Asia 2025, PINTU menghadirkan konsep berbeda dengan menggelar side event bertajuk Pintu Satoshi Sunset Party. 

Acara ini menampilkan perjalanan Bitcoin sejak awal berdiri, dipadukan dengan musik, seni digital, hingga permainan interaktif untuk memberi pengalaman baru bagi komunitas kripto di Indonesia. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#wisata #bali #kripto #destinasi #ekspatriat #marketing #investor #uang tunai #wisatawan asing #wisatawan #crypto #digital nomad