Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tagihan Listrik Membengkak? Waspadai 5 Perangkat Elektronik di Rumah Ini yang Paling Boros Listrik!

Acep Tomi Rianto • Rabu, 8 Oktober 2025 | 15:29 WIB

Ilustrasi meteran listrik
Ilustrasi meteran listrik

RadarBuleleng.id - Kenaikan tagihan listrik sering kali membuat pusing. Setelah dicek, ternyata pemicu utamanya bukan hanya tarif, melainkan kebiasaan dan jenis peralatan elektronik di rumah yang rakus energi.

Menurut berbagai sumber dan laporan, beberapa alat elektronik memiliki konsumsi daya yang sangat tinggi atau digunakan secara terus-menerus (24 jam), menjadikannya kontributor terbesar pada biaya listrik bulanan Anda.

Peralatan yang menghasilkan panas atau dingin, serta yang beroperasi non-stop, menduduki posisi teratas dalam daftar perangkat elektronik yang paling boros listrik.

Mengidentifikasi dan mengatur penggunaannya secara bijak adalah langkah awal untuk menghemat tagihan.

Baca Juga: Pembangunan Bandara Bali Utara, Desain Futuristik Diluncurkan di Tengah Ketidakjelasan Lokasi Final

Daftar 5 Besar Perangkat Elektronik Paling Boros Listrik

Berdasarkan data rata-rata konsumsi energi rumah tangga dan besaran daya (Watt) yang dimiliki.

Berikut adalah daftar 5 perangkat elektronik rumah tangga yang paling menyedot listrik:

1. Pendingin Ruangan (AC) dan Pemanas Ruangan

Air Conditioner (AC) dan pemanas ruangan (jika digunakan) adalah "raja" dalam hal konsumsi listrik rumah tangga.

Perangkat ini bisa menyumbang hingga 45%-50% dari total penggunaan energi tahunan rata-rata.

AC boros listrik karena membutuhkan daya yang sangat besar (sekitar 750-900 Watt per jam untuk unit standar) untuk mendinginkan udara.

Jika pintu dan jendela tidak tertutup rapat, AC harus bekerja lebih keras (ekstra) secara terus-menerus, memicu pemborosan.

2. Pemanas Air (Water Heater)

Penggunaan water heater listrik untuk mandi atau kebutuhan lain masuk dalam kategori boros karena membutuhkan daya tinggi untuk memanaskan air, terutama jika digunakan dalam waktu lama atau sering.

Daya yang dibutuhkan sangat besar, berkisar antara 700 hingga 2.000 Watt per sekali pemakaian. Konsumsi ini bisa mencapai sekitar 12 persen dari total penggunaan listrik bulanan.

3. Kulkas dan Freezer

Meskipun daya per jamnya relatif kecil (100-250 Watt tergantung ukuran), kulkas menjadi boros karena ia beroperasi 24 jam sehari, 7 hari seminggu (non-stop).

Kulkas dan freezer menyumbang sekitar 8 persen hingga 13 persen dari tagihan listrik rumah tangga.

Perangkat ini harus selalu menyala untuk menjaga suhu makanan tetap dingin.

Sering membuka pintu kulkas, memasukkan makanan panas, atau penumpukan bunga es di freezer akan memaksa kompresor bekerja lebih keras dan lebih lama.

4. Mesin Cuci dan Pengering Pakaian

Mesin cuci, terutama yang dilengkapi fitur pengering listrik, termasuk penyedot daya besar.

Rata-rata, kegiatan mencuci dan mengeringkan pakaian menghabiskan sekitar 5 persen dari total listrik tahunan, dan bahkan bisa mencapai 14 persen dari tagihan listrik rata-rata (terutama jika menggunakan fitur air panas dan pengering).

Proses pemanasan air atau udara yang dibutuhkan oleh pengering listrik membutuhkan daya yang sangat tinggi (bisa mencapai 500 hingga 2.000 Watt untuk pengering).

5. Pencahayaan (Lampu Penerangan)

Meskipun lampu modern seperti LED sangat hemat energi, pencahayaan tetap menyumbang porsi signifikan (sekitar 9 persen-12 persendari penggunaan listrik bulanan) karena jumlahnya banyak dan intensitas penggunaannya di seluruh ruangan.

Kebiasaan membiarkan lampu menyala di ruangan yang kosong, terutama saat malam hari, akan menumpuk konsumsi daya secara keseluruhan.

Selain lima besar di atas, ada beberapa perangkat lain yang juga berpotensi menyebabkan lonjakan tagihan listrik jika digunakan secara berlebihan atau dalam waktu yang lama/

Misalnya Rice Cooker dengan kekuatan 300-400 Watt. Penggunaan fitur "Warm" sepanjang hari secara terus-menerus juga boros listrik.

Setrika Listrik mulai dari 300 Watt dipakai dalam waktu lama, atau sering dihidup-matikan untuk jumlah pakaian sedikit.

Oven Listrik Hingga 1.000 Watt Daya tinggi dan penggunaan untuk memanaskan yang membutuhkan waktu lama.

Televisi (TV) 70 - 150 Watt Dibiarkan menyala saat tidak ditonton, atau mode standby (konsumsi listrik vampir).

Untuk menekan tagihan listrik bulanan, terapkan langkah-langkah efisien berikut:

Tetapkan suhu AC pada tingkat yang nyaman, idealnya 24°C - 26°C. Pastikan ruangan tertutup rapat agar udara dingin tidak bocor dan AC tidak bekerja keras.

Gunakan water heater hanya saat dibutuhkan. Pertimbangkan untuk mengatur suhu tidak terlalu panas atau memilih pemanas air tenaga surya/gas sebagai alternatif.

Jangan sering membuka pintu kulkas, pastikan pintu tertutup rapat, dan hindari memasukkan makanan yang masih panas. Bersihkan bunga es secara rutin.

Gunakan mesin cuci dengan muatan penuh. Sebisa mungkin hindari atau batasi penggunaan fitur pengering listrik. Lebih baik manfaatkan sinar matahari untuk mengeringkan pakaian.

Matikan lampu dan Televisi jika ruangan kosong atau tidak ada yang menonton. Cabut perangkat dari stop kontak atau matikan dari saklar utama untuk menghindari vampire power (konsumsi listrik saat standby).

Pilih Perangkat Hemat Energi saat membeli perangkat baru, selalu cari label atau sertifikasi yang menunjukkan efisiensi. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#rumah tangga #lampu #tarif #ac #freezer #kulkas #rumah #elektronik #pemanas air #listrik #biaya #mesin cuci #tagihan