Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Harga BBM Naik, Usaha Rental Mobil Perumda Swatantra Buleleng Terancam Merugi

Eka Prasetya • Senin, 4 Mei 2026 | 13:04 WIB
PERUSAHAAN DAERAH: Kantor Perumda Swatantra di Jalan Cempaka, Singaraja.
PERUSAHAAN DAERAH: Kantor Perumda Swatantra di Jalan Cempaka, Singaraja.

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai berdampak pada usaha sewa kendaraan alias rental mobil milik Perumda Swatantra Buleleng. 

Lonjakan biaya operasional dinilai berpotensi menekan kinerja bisnis di sektor otomotif tersebut.

Dirut Perumda Swatantra Buleleng, I Gede Boby Suryanto mengatakan, kenaikan BBM jenis Dexlite, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex sangat berpengaruh terhadap operasional harian.

“Kenaikan BBM sangat dipengaruhi situasi global yang sekarang cukup bergejolak. Kami harus hati-hati karena bergerak di bidang otomotif,” ujarnya.

Menurutnya, dampak kenaikan BBM tidak hanya pada biaya bahan bakar, tetapi juga berpotensi meningkatkan biaya perawatan kendaraan. Harga suku cadang dan servis diperkirakan ikut naik.

“Kalau BBM naik, biasanya diikuti kenaikan biaya servis dan suku cadang. Ini yang cukup berat bagi operasional kami,” jelasnya.

Saat ini, Perumda Swatantra mengelola 166 unit kendaraan. Sebanyak 38 unit diantaranya menggunakan BBM jenis Dexlite dan Pertamina Dex, sehingga cukup terdampak fluktuasi harga.

Boby berharap kenaikan BBM tidak berlangsung lama. Menurutnya, jika hanya terjadi dalam waktu singkat, dampaknya masih bisa dikendalikan.

“Kalau hanya satu sampai dua bulan mungkin tidak terlalu berpengaruh. Tapi kalau sampai setahun, kami harus menyiapkan langkah antisipasi,” tegasnya.

Sebagai langkah jangka panjang, Perumda Swatantra mulai mempertimbangkan penggunaan kendaraan yang lebih efisien, seperti mobil hybrid dan kendaraan listrik. Saat ini, sebagian armada sudah menggunakan teknologi hybrid.

Namun, rencana pengadaan kendaraan listrik masih memerlukan kajian, terutama terkait kesiapan infrastruktur, ketersediaan bengkel, suku cadang, serta sistem pengisian daya.

“Kami akan usulkan ke pemda, tapi harus dihitung betul dari sisi risiko, perawatan, dan jaminan layanan ke depan,” tambah Boby. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
#rental mobil #Perumda Swatantra #bahan bakar minyak #bbm #buleleng