SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Seleksi calon direksi Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng mendapat perhatian besar dari masyarakat.
Hingga penutupan pendaftaran pada Jumat (22/5/2026) lalu, tercatat sebanyak 22 orang ikut melamar untuk memperebutkan tiga posisi direksi yang dibuka Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Menariknya, dua mantan direksi Perumda Pasar Argha Nayottama turut kembali mencoba peruntungan dalam proses seleksi tersebut.
Mereka adalah mantan Direktur Utama Perumda Pasar, I Putu Suardhana serta mantan Direktur Keuangan, Mega Esti Roh Ani.
Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra mengatakan tingginya minat masyarakat mengikuti seleksi menunjukkan banyak putra-putri Buleleng memiliki kemampuan dan kapabilitas untuk memimpin perusahaan daerah.
“Yang melamar jadi direksi Perumda Pasar ini 22 orang, sedangkan kami cari tiga orang. Ternyata banyak putra-putri Buleleng yang punya kapabilitas dan kemampuan untuk diseleksi menjadi direksi Perumda Pasar Argha Nayottama. Ini luar biasa,” ujar Sutjidra saat ditemui Minggu (23/5/2026).
Menurutnya, tingginya antusiasme serupa juga terjadi pada proses seleksi direksi BPR Buleleng 45 sebelumnya. Saat itu, satu posisi direksi diperebutkan tujuh pelamar.
“Kemarin waktu mencari satu direksi di BPR Buleleng 45, yang melamar tujuh orang. Banyak yang pesimistis, tapi saya optimistis karena banyak yang ingin ngayah di Buleleng,” katanya.
Sutjidra mengungkapkan, pemerintah membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi. Termasuk mantan direksi yang sebelumnya pernah menjabat di Perumda Pasar.
“Ada mantan direksi yang melamar. Mantan dirut dan mantan dirkeu itu melamar. Kami buka seluas-luasnya, persyaratan kan sudah jelas,” tegasnya.
Ia memastikan proses seleksi kali ini akan berlangsung lebih ketat dan transparan. Pemkab Buleleng turut melibatkan panitia seleksi dari kalangan akademisi dan praktisi untuk mendapatkan figur terbaik memimpin perusahaan daerah tersebut.
“Kami libatkan pansel dari akademisi Universitas Udayana, Universitas Pendidikan Ganesha dan praktisi. Kami ingin mendapat masukan agar perumda ini ke arah yang baik, sehingga Perumda Pasar bisa menjadi salah satu perumda yang berdampak di Buleleng,” jelasnya.
Tidak hanya menyediakan lapangan pekerjaan, Perumda Pasar juga diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.
Dalam tahapan seleksi selanjutnya, para pelamar akan mengikuti tes Computer Assisted Test (CAT) yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (4/6/2026) mendatang.
“Ada tahapan tes CAT yang akan kami laksanakan. Transparan semua di sana,” imbuh Sutjidra.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Buleleng Nyoman Sutjidra memberhentikan seluruh jajaran direksi Perumda Pasar Argha Nayottama Buleleng sejak 16 April 2026 lalu.
Keputusan tersebut diambil setelah pemerintah melakukan evaluasi panjang terhadap berbagai persoalan internal perusahaan daerah itu sejak Oktober 2025.
Saat itu, Perumda Pasar disebut mengalami persoalan serius mulai dari disharmoni internal direksi, tata kelola perusahaan, pengelolaan SDM, hingga aspek etika. Bahkan perusahaan sempat diterpa isu surat kaleng yang mengatasnamakan karyawan.
Adapun jajaran direksi yang dicopot saat itu terdiri dari I Putu Suardhana sebagai Direktur Utama, Mega Esti Roh Ani sebagai Direktur Keuangan, serta Kadek Juli Suardana sebagai Direktur Operasional. Padahal, masa jabatan mereka sejatinya masih berlangsung hingga Agustus 2028. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya