SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Masyarakat Bali kini merayakan Hari Raya Galungan dan Kuningan. Rangkaian ini akan berlangsung dalam dua pekan ke depan.
Galungan dirayakan pada Rabu (17/6/2026) hari ini, sedangkan Kuningan jatuh pada Sabtu (27/6/2026) mendatang.
Momentum hari raya bagi umat Hindu tersebut biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas masyarakat, termasuk kebutuhan energi, khususnya LPG untuk kebutuhan memasak.
Mengantisipasi lonjakan konsumsi, PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di seluruh Bali dalam kondisi aman dan mencukupi.
Berbagai infrastruktur pendukung juga telah disiagakan untuk menjaga kelancaran distribusi selama masa perayaan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur Bali dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus), Ahad Rahedi, mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.
“Kami telah memitigasi melalui pelaksanaan penyaluran tambahan (extra dropping) sebagai tambahan penyaluran di luar penyaluran reguler untuk memenuhi kebutuhan yang meningkat,” jelas Ahad.
Sebagai bentuk kesiapan, Pertamina telah menyiapkan penyaluran tambahan LPG hingga 95 persen dari rata-rata penyaluran harian.
Total tambahan pasokan yang disalurkan mencapai 258.160 tabung untuk seluruh wilayah Bali.
Langkah ini dilakukan guna memastikan kebutuhan masyarakat selama Galungan dan Kuningan dapat terpenuhi tanpa kendala.
Ahad menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Menurutnya, stok energi saat ini berada dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu khawatir ataupun melakukan panic buying.
“Kami menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak membeli produk secara berlebihan, terutama LPG. Masyarakat jangan mudah terpancing atas informasi yang belum tentu kebenarannya, jangan sampai kekhawatiran masyarakat dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Selain itu, Pertamina kembali mengingatkan masyarakat untuk menggunakan LPG sesuai peruntukannya.
LPG 3 kilogram merupakan produk subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sedangkan masyarakat mampu diharapkan menggunakan LPG nonsubsidi seperti Bright Gas agar penyaluran subsidi lebih tepat sasaran. (*)
Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.
Editor : Eka Prasetya