Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Tarik Investor, Pemkab Buleleng Susun Peta Potensi Investasi

Francelino Junior • Rabu, 15 Juli 2026 | 22:45 WIB
BAHAS INVESTASI: Suasana Sidang Tim Pengendali Mutu (TPM) Pembahasan Laporan Pendahuluan Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng di Ruang Rapat Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng, Rabu (15/7/2026). (Pemkab Buleleng)
BAHAS INVESTASI: Suasana Sidang Tim Pengendali Mutu (TPM) Pembahasan Laporan Pendahuluan Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng di Ruang Rapat Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng, Rabu (15/7/2026). (Pemkab Buleleng)

 

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Pemkab Buleleng mulai menyusun kajian peta potensi investasi sebagai langkah strategis untuk menarik minat investor. 

Kajian tersebut diharapkan menghasilkan data yang akurat dan kredibel sehingga dapat menjadi instrumen promosi berbagai sektor unggulan di Kabupaten Buleleng.

Harapan itu disampaikan Asisten Administrasi Umum Setda Buleleng, Gede Sugiartha, saat membuka Sidang Tim Pengendali Mutu (TPM) Pembahasan Laporan Pendahuluan Kajian Peta Potensi Investasi Kabupaten Buleleng di Ruang Rapat Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng, Rabu (15/7/2026).

Menurut Sugiartha, Buleleng memiliki potensi investasi yang besar dan tersebar di berbagai sektor. 

Karena itu, diperlukan pemetaan yang sistematis dan kajian yang komprehensif agar peluang investasi dapat dipetakan secara jelas dan mudah dipromosikan kepada calon investor.

"Kami berharap kajian ini menghasilkan rekomendasi yang mampu mendorong peningkatan investasi di Buleleng. Hasilnya nanti dapat menjadi instrumen promosi berbagai sektor dengan informasi yang kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pelaksana Kajian Investasi, I Nengah Suarmanayasa, mengatakan potensi sumber daya yang dimiliki Buleleng sebenarnya sangat besar. Namun, kondisi tersebut belum mampu mendorong daerah ini masuk dalam tiga besar perekonomian di Bali.

Menurutnya, salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing daerah adalah menyusun peta potensi dan peluang investasi yang akurat, mutakhir, serta berbasis data sehingga mampu mendukung strategi promosi investasi secara lebih efektif.

Dalam penyusunan kajian tersebut, tim pelaksana akan menggunakan tiga metode analisis, yakni analisis klaster, pohon industri (industry tree), dan analisis SWOT. Ketiga metode itu akan digunakan untuk mengidentifikasi sektor-sektor yang memiliki prospek investasi paling menjanjikan.

Selain itu, kajian juga akan dilengkapi dengan enam aspek studi kelayakan usaha, meliputi aspek hukum, administrasi dan kelembagaan, teknis, pasar, finansial, sosial dan lingkungan, serta analisis risiko.

Suarmanayasa yang juga dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pendidikan Ganesha (FEB Undiksha) itu menjelaskan, tahapan kajian diawali dengan pengumpulan data primer dan sekunder, dilanjutkan koordinasi dengan perangkat daerah terkait, kemudian analisis potensi dan peluang investasi di masing-masing sektor. 

Hasil seluruh proses tersebut selanjutnya akan dirumuskan dalam laporan akhir sebagai dasar rekomendasi kebijakan sekaligus bahan promosi investasi Kabupaten Buleleng. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

 

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Buleleng
investasi investor buleleng potensi