Masih SMA, Band It’s Stellar Rilis Single Perdana Usai Tampil di Java Jazz

Marsellus Pampur • Dipublikasikan Minggu, 1 Februari 2026 | 16:29 WIB

 

SINGLE BARU: Para personel  It
SINGLE BARU: Para personel It

RadarBuleleng.id - Meski seluruh personelnya masih berstatus pelajar SMA, band It’s Stellar telah mencuri perhatian di panggung musik nasional. 

Band yang digawangi siswa dari sejumlah SMA di Denpasar dan Badung ini sudah berulang kali menjuarai festival band, baik tingkat lokal maupun nasional. 

Puncak prestasi mereka terjadi akhir 2025 lalu, saat diundang tampil di salah satu festival jazz terbesar di Indonesia, Java Jazz.

Kini, It’s Stellar kembali menegaskan eksistensinya dengan merilis single perdana berjudul Berdansa Dalam Cerita. 

Lagu tersebut menjadi karya pertama mereka sebagai sebuah band sekaligus penanda keseriusan mereka menapaki industri musik Tanah Air.

Band ini diperkuat oleh Yoni (vokal), Ian (gitar), Prana (drum), Feilyn (bass), dan Kika (keyboard). 

Proses produksi single tersebut melibatkan musisi-musisi berpengalaman. Aransemen musik dan music director digarap oleh Iwan, Krisna, dan Arel. 

Lagu ini diproduksi di bawah label Analogue Music Production, dengan proses rekaman dilakukan di DSR Recording Studio dan Debeat Music Studio. Sementara proses mixing dan mastering dipercayakan kepada Putu Deny Surya.

It’s Stellar terbentuk melalui program kelas band di Debeat Music Course pada 16 Juli 2024. Sejak awal, mereka sepakat mengusung genre pop rock alternatif dengan warna musikal yang segar dan dinamis.

“Single ini merupakan lagu perdana yang sangat personal bagi kami. Karena lagu ini menggambarkan perjalanan pertemanan kami, dari awal bertemu sampai akhirnya bisa meraih prestasi bersama,” ujar Kika saat ditemui di Kuta, belum lama ini.

Keunikan It’s Stellar juga terletak pada latar belakang musikal para personelnya yang beragam. Feilyn, sang bassist, lebih banyak menyukai musik pop dan jazz. Sementara Ian, gitaris band ini, justru menggemari genre musik cadas seperti metal.

Perbedaan selera tersebut justru menjadi kekuatan. Mereka meleburkan berbagai referensi musik menjadi karakter baru yang khas, dengan inspirasi dari band-band internasional seperti Paramore dan Snarky Puppy.

“Nama Stellar kami pilih karena berarti bintang. Kami berharap bisa terus bersinar terang seperti bintang, meskipun berada dalam gelapnya malam, sekaligus menyebarkan rasa bahagia lewat musik,” tambah Ian. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
Sumber : Radar Bali
keyboard bass pelajar pop jazz pop rock drum GenRe musik aransemen java jazz studio gitar vokal metal siswa single sma festival band