Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Hutan Desa di Buleleng Terbakar. Diduga Akibat Gesekan Ranting

Francelino Junior • Selasa, 13 Agustus 2024 | 22:12 WIB

 

TERBAKAR: Tangkapan layar video Hutan Desa Tinga-Tinga tepatnya di Bukit Togog-Togogan yang terbakar pada Minggu (11/8) malam.
TERBAKAR: Tangkapan layar video Hutan Desa Tinga-Tinga tepatnya di Bukit Togog-Togogan yang terbakar pada Minggu (11/8) malam.

SINGARAJA, RadarBuleleng.id - Kondisi cuaca yang panas ditambah hembusan angin yang cukup kencang, membuat Hutan Desa Tinga-tinga mengalami kebakaran pada Minggu (11/8/2024).

Hutan yang terbakar itu terletak di wilayah Banjar Dinas Taman Sari, Desa Tinga-Tinga, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng. Diduga kuat gesekan ranting kering menjadi penyebabnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Buleleng, Putu Ariadi Pribadi mengatakan, kawasan yang terbakar terletak di Bukit Togog-togogan.

Awalnya hanya satu titik api yang terlihat di atas bukit. Saat itu juga, kondisi angin tengah berhembus kencang, yang juga membuat titik api kemudian menyebar. 

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Bengkel, 5 Bus dan Satu Motor Yamaha Nmax Hangus Terbakar

Kondisi itu kemudian membuat pihak desa melakukan koordinasi dengan warga yang berjarak kurang lebih 300 meter dari titik api untuk waspada.

Beruntung api tidak berdampak kepada pemukiman terdekat, mengingat titik api berada di atas tebing. Lokasinya cukup jauh dari pemukiman.

Namun, BPBD Buleleng meminta agar warga tetap melakukan pemantauan guna mengantisipasi munculnya lagi titik api. Mengingat juga titik api biasanya baru terlihat pada malam hari.

”Untuk saat ini, api dan asap sudah tidak terlihat. Tapi pihak desa dan warga tetap melakukan pemantauan dan dokumentasi titik api,” ujar Ariadi kemarin (12/8/2024).

Baca Juga: Dinas Pemadam Kebakaran Dijanjikan Dapat Armada Baru

Terpisah, Perbekel Tinga-Tinga, I Nyoman Adi Wirawan mengungkapkan peristiwa tersebut sebenarnya hampir terjadi tiap tahun. Walau tidak menimbulkan dampak yang signifikan namun warga tetap was-was.

Kebakaran hutan itu disebutkan mulai terlihat oleh warga pada Minggu (11/8/2024) sekitar pukul 18.30. Warga kemudian menyampaikan laporan itu kepada pemerintah desa.

Posisi titik api berada di sisi selatan desa, dan tempat tersebut memang didominasi oleh batuan. 

Beruntung, asap yang ditimbulkan mengarah ke selatan, sehingga tidak berdampak pada warga di Desa Tinga-Tinga.

”Kebakaran diduga terjadi akibat gesekan ranting pohon, tapi sekarang apinya sudah mati sendiri, mungkin rumputnya di sana sudah habis,” ujarnya.

Adi menyebut, tahun lalu juga terjadi kebakaran hutan di lokasi yang sama. Hanya saja titiknya yang berbeda. 

Ia menduga pengaruh panas juga menjadi penyebabnya, mengingat di wilayah tersebut belum turun hujan sejak 2 minggu lalu. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#kebakaran #hutan desa #buleleng