Bali Birokrasi Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum Kriminal Kesehatan Kuliner Nasional Nusantara Olahraga Otomotif Pariwisata Pendidikan Politik Sosial Budaya Update Buleleng

Hujan dan Angin Kencang Terjang Gerokgak, Sejumlah Rumah Rusak

Eka Prasetya • Senin, 10 Februari 2025 | 01:53 WIB

 

DITERBANGKAN ANGIN: Rumah warga yang terdampak bencana alam di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak.
DITERBANGKAN ANGIN: Rumah warga yang terdampak bencana alam di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak.

GEROKGAK, RadarBuleleng.id - Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Gerokgak, Buleleng, pada Minggu (9/2/2025). Dampaknya sejumlah rumah warga mengalami kerusakan. 

Musibah diketahui terjadi di sejumlah desa. Hingga Minggu sore, desa yang terdampak adalah Desa Gerokgak, Desa Pemuteran, dan Desa Musi.

Di Banjar Dinas Tamansari, Desa Gerokgak misalnya. Rumah milik Putu Kertayasa mengalami kerusakan cukup parah akibat angin kencang yang terjadi sekitar pukul 16.05 WITA. 

Atap rumahnya mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian mencapai Rp 15 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Selain di Desa Gerokgak, hujan deras dan angin kencang juga memicu bencana di Desa Pemuteran. 

Tiga rumah warga, yaitu I Ketut Neti Yasa, Komang Sutama, dan Kadek Suartawan mengalami kerusakan akibat angin kencang. Warga menyebut angin ngelinus terjadi sekitar pukul 13.00 WITA. 

Atap rumah milik I Ketut Neti Yasa di Banjar Dinas Pengumbahan mengalami kerusakan dengan estimasi kerugian Rp 15 juta. 

Sementara dua rumah di Banjar Dinas Sari Mekar yang dimiliki oleh Komang Sutama dan Kadek Suartawan mengalami kerusakan serupa dengan masing-masing kerugian ditaksir Rp 10 juta.

Tak hanya merusak rumah warga, cuaca buruk pada Minggu siang juga menyebabkan tumbangnya satu pohon jati di Jalan Seririt-Gilimanuk, tepatnya di tikungan selatan Desa Musi. 

Pohon tersebut menimpa tiang penyanggah kabel telekomunikasi serta satu mobil dengan nomor polisi DK 8646 VI. Mobil itu diketahui milik vendor yang bekerjasama dengan PLN.

Warga setempat yang kebetulan melintas, segera melakukan evakuasi dengan menggunakan mesin pemotong kayu. Proses evakuasi dimulai pukul 15.30 WITA dengan melibatkan warga sekitar.

Camat Gerokgak, I Gede Arya Rimbawa Giri mengatakan, pihaknya masih mengumpulkan data akibat bencana yang terjadi pada Minggu.

“Sementara baru tiga desa yang masuk. Kami masih menunggu laporan juga dari desa-desa lain. Barangkali ada yang terdampak,” ujarnya.

Giri mengatakan, pihaknya akan meneruskan laporan tersebut kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng. Harapannya, warga yang terdampak bisa mendapat bantuan.

Pihaknya juga akan mendampingi tim BPBD Buleleng dalam melakukan asesmen. Sehingga warga bisa menerima bantuan sosial (bansos) perbaikan rumah akibat bencana. (*)

 

Untuk mendapatkan berita-berita terkini RadarBuleleng.id, silahkan bergabung di WhatsApp Channel "Radar Buleleng" dengan klik link berikut ini: Join WhatsApp Channel Radar Buleleng.

Editor : Eka Prasetya
#gerokgak #hujan #bencana #angin kencang #buleleng